Sempat Kabur, Polisi Berhasil Bekuk Begal yang Beraksi di Beji

Deddy menuturkan, hasil pemeriksaan sementara motif para pelaku nekat menjadi penjahat jalanan karena ingin merampas harta benda korbannya

Sempat Kabur, Polisi Berhasil Bekuk Begal yang Beraksi di Beji
Istimewa via Tribun Medan
Ilustrasi begal 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Rabu (13/3/2019) kemarin aksi begal terjadi kembali di Kota Depok, kali ini kawanan begal yang terdiri dari dua pelaku tersebut beraksi di Jalan Ridwan Rais, Beji, Kota Depok pada sekiranya pukul 02.00 WIB.

Sebelumnya diberitakan, korban bernama Army Prawibowo dan Reza Prasetya Rizki tengah berboncengan sepeda motor dan melintas di lokasi.

Ketika tengah melintas di Jalan Ridwan Rais tepatnya di depan Lapangan Hawai, korban pun berpapasan dengan para pelaku yang langsung menyabetkan benda tajam diduga celurit.

Akibatnya, korban pun mengalami luka sabetan benda tajam dibagian kiri lehernya, dan langsung berteriak meminta tolong.

Seorang pelaku berinisial AL yang berperan sebagai joki langsung berhasil diamankan ketika itu, namun pelaku lainnya berinisial RK sempat berhasil melarikan diri.

Kiosnya Didatangi AHY, Pedagang di Pasar Jaya Cipulir Ini Kegirangan

Terjadi Kemacetan di Depan Stasiun KA Tanah Abang Hingga Lampu Lalu Lintas Jati Baru

Cetak Gol Perdana di Persija Jakarta, Steven Paulle dapat Motivasi dan Semangat Tambahan

Namun, ibarat peribahasa sepandai-pandai tumpat sekali waktu jatuh juga, RK pun berhasil diamankan selang beberapa jam dari penangkapan AL.

"Pelaku RK kami amankan pukul 19.50 WIB, di Desa Rawa Panjang, Bojong Gede, Kota Depok," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan, Kamis (14/3/2019).

Deddy menuturkan, hasil pemeriksaan sementara motif para pelaku nekat menjadi penjahat jalanan karena ingin merampas harta benda korbannya.

Saat ini, keduanya pun telah mendekap dibalik jeruji besi ruang tahanan Polresta Depok, dan terancam dijerat Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan berat.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved