Tekan Potensi Fraud, BPJS Kesehatan Gandeng Indonesia Corruption Watch

Kerjasama ini untuk memperkuat lini pegawasan penyelenggaraan JKN-KIS dan menekan potensi fraud atau kecurangan dalam penyelenggaraan JKN-KIS.

Tekan Potensi Fraud, BPJS Kesehatan Gandeng Indonesia Corruption Watch
TRIBUNJAKARTA.COM/LITA FEBRIANI
Penandatanganan MoU antara BPJS Kesehatan dan ICW, Kamis (14/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani

TRIBUNJAKARTA.COM, CEMPAKA PUTIH - BPJS Kesehatan menggandeng Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai upaya mengedepankan good governance.

Kerjasama ini untuk memperkuat lini pegawasan penyelenggaraan JKN-KIS dan menekan potensi fraud atau kecurangan dalam penyelenggaraan JKN-KIS.

"Kami berharap dengan kerjasama ini bisa mendukung penyelenggaraan Program JKN-KIS yang bersih dari fraud," tutur Bayu Wahyudi, Direktur Kepatuhan Hukum dan Hubungan Antar Lembaga saat acara MoU di Gedung BPJS Kesehatan, di Letjend Suprapto, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).

Lewat kerjasama ini, ICW akan menjadi mitra BPJS Kesehatan dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pelayanan kesehatan di lapangan.

"ICW akan fokus melakukan pengawasan terkait pelayanan dan kepersertaan JKN-KIS. Koordinasi BPJS dengan ICW dalam upaya mencegah terjadinya fraud untuk memastikan program JKN-KIS yang bersih dari kecurangan," terang Bayu.

Bayu berharap jalinan kerjasama dengan ICW dapat berjalan optimal.

Meski demikian, pengawasan terhadap program JKN-KIS membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar berjalan tanpa ada kecurangan.

"Kami juga berharap masyarakat bisa turut berpartisipasi melaporkan kepada kami apabila menemukan hal-hal yang mengarah pada potensi fraud," kata Bayu.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved