VIDEO Imbauan Polisi Terkait Banyaknya Bayi Dibuang di Tangerang Selatan

Yurikho mengatakan, karakteristik Tangsel yang banyak diisi perumahan yang menggunakan jasa pembantu, membuat si majikan harus ekstra selektif

VIDEO Imbauan Polisi Terkait Banyaknya Bayi Dibuang di Tangerang Selatan
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, di Mapolres Tangsel, Rabu (13/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pada tahun 2019 yang baru berjalan tiga bulan, Polres Tangerang Selatan sudah mendapati tiga kasus bayi yang dibuang dan ditelantarkan orang tuanya.

Bahkan dua di antaranya dibunuh ibu kandungnya sendiri, dan dua-duanya seorang asisten rumah tangga.

"Di semester pertama 2019 ini sudah tiga kali kejadian, ditemukannya bayi dalam keadaan jenazah, yang Alhamdulillah sudah kami ungkap dua, satu lagi masih dalam proses penyelidikan," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, di Mapolres Tangsel, Rabu (13/3/2019).

Tahun ini, kejadian diawali pada akhir Februari, ditemukan bayi yang berada di dalam rumah, di Perumahan Arinda, Pondok Aren.

Lilis Siti Sa'adah (20), seorang asisten rumah tangga, ibu kandungnya sendiri yang membunuh jabang bayinya dan diletakkan di dalam kardus.

Pada Munggu (4/3/2019), kejadian serupa berulang. R (17) yang juga asisten rumah tangga di perumahan Urbana Place, Ciputat, tega membunuh bayinya sendiri, dan dibuang di tempat sampah tak jauh dari rumah majikannya.

Sementara, pada Rabu (7/3/2019), jasad bayi kembali ditemukan dalam plastik hitam di bilangan Pondok Betung, Pondok Aren.

Kasus terakhir ini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam.

Yurikho menambahkan, satu tahun sebelumya aparat kepolisian menemukan enam jasad bayi.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved