6 Bulan Berlayar di KRI Semarang -594, Wajah Bahagia Prajurit TNI AL Kembali Bertemu Keluarga

KRI Semarang bernomor lambung 594 resmi menjadi kapal perang kedua milik TNI AL dengan fungsi utama sebagai kapal bantuan rumah sakit.

6 Bulan Berlayar di KRI Semarang -594, Wajah Bahagia Prajurit TNI AL Kembali Bertemu Keluarga
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Sersan Satu Ali Markus di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (15/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Senyuman lebar tampak terpancar dari wajah Sersan Satu (Sertu) Ali Markus ketika ia mengangkat anak perempuannya dalam gendongan, Jumat (15/3/2019) sore ini di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dalam gendongannya, putri Sertu Ali mencium pipi sang ayah. Begitu pula sebaliknya.

Perasaan senang jelas terlihat dari gerak gerik dan bahasa tubuh Ali, ketika hari ini akhirnya ia bisa bertemu istri dan ketiga anaknya kembali setelah berdinas selama enam bulan mengarungi lautan dalam Satgas Kapal Republik Indonesia (KRI) Semarang.

KRI Semarang-594 Jadi Kapal Perang Rumah Sakit Kedua Milik TNI AL

KRI Semarang bernomor lambung 594 resmi menjadi kapal perang kedua milik TNI AL dengan fungsi utama sebagai kapal bantuan rumah sakit.

Sejak Rabu (13/3/2019) lalu hingga hari ini, kapal tersebut diuji coba pelayarannya dan kini sudah berlabuh di wilayah Komando Armada (Koarmada) I, Jakarta.

"Kemarin kita tiga hari. Tapi meninggalkan keluarga kemarin enam bulan," kata Sertu Ali sambil menggendong anaknya.

Sertu Ali sekarang berdinas sebagai anggota TNI AL di Koarmada I, tepatnya dalam divisi permesinan KRI Semarang-594.

Ia selama enam bulan terakhir mesti meninggalkan keluarganya untuk menjaga ruang mesin KRI Semarang-594, supaya kapal seharga Rp 736 miliar itu dapat berlayar dengan maksimal.

VIDEO KRI Semarang-594 Tiba di Kawasan Koarmada I

Sertu Ali, bak prajurit TNI lainnya, mesti selalu kuat dalam menjaga fisik dan mentalnya serta mesti patuh akan segala perintah selama ia ada di dalam kapal.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved