Capai 918 Buah, APK Milik PPP Paling Banyak Ditertibkan Bawaslu Jakarta Pusat

"Bendera paling banyak itu punya Partai PPP, total ada 918 buah yang kami tertibkan," ucapnya, J

Capai 918 Buah, APK Milik PPP Paling Banyak Ditertibkan Bawaslu Jakarta Pusat
TRIBUNJAKARTA.COM/ YUSUF BACHTIAR
Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di pohon di Jalan Ir. Juanda Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Bendera milik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Golkar mendominasi jumlah alat peraga kampanye (APK) yang ditertibkan di wilayah Jakarta Pusat.

Hal ini disampaikan oleh Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jakarta Pusat Cecep A Rukman saat dikonfirmasi awak media.

"Bendera paling banyak itu punya Partai PPP, total ada 918 buah yang kami tertibkan," ucapnya, Jumat (15/3/2019).

"Peringkat kedua itu Partai Golkar, ada 545 bendera kami turunkan," tambahnya.

Sementara untuk spanduk, calon legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra dan Nasdem yang paling mendominasi.

Total ada sebanyak 83 spanduk milik Caleg dari Partai Gerindra dan 58 milik Caleg partai Nasdem yang ditertibkan di seluruh wilayah Jakarta Pusat.

"Untuk spanduk paling banyak itu Partai Gerindra dan kedua itu Nasdem," ujarnya.

Penertiban ini sendiri dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Daerah (KPUD) Ibukota Jakarta Nomor 175/PL.01.5-KPT/31/Prov/IX 2018 tentang Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dalam Pemilihan Umum 2019.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi menyebut, penertiban yang dilakukan Rabu (13/3/2019) kemarin hanya APK yang ada di sejumlah jalan protol.

Bawaslu Jakarta Timur Tertibkan 4.898 APK yang Langgar Ketentuan KPU: Paling Banyak di Pohon

Petugas Gabungan Tertibkan 1.593 Alat Peraga Kampanye di Koja

Didominasi Bandera Partai, Bawaslu Jakarta Pusat Tertibkan 3.620 Alat Peraga Kampanye

Sementara itu, APK yang berada di dalam gang-gang dan dekat pemukiman warga baru akan ditertibkan pada 13 April 2019 mendatang.

Pasalnya, mulai 14 April 2019 hingga jelang pemilu seluruh daerah harus steril dari segala bentuk APK lantaran sudah memasuki minggu tenang.

"Ini masih tahap awal, sekarang (penertiban) masih di jalan. Nanti, tanggal 13 April itu (APK) yang di gang-gang juga akan kami cabut," ucapnya saat ditemui di Kantor Kecamatan Senen, Rabu (13/3/2019).

"Pokoknya tanggal 13 April hingga 14 April semua APK harus steril," tambahnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved