Modus Pelaku Bobol ATM di Kampus Mercubuana Bekasi: Putus Aliran Listrik Mesin ATM

Pelaku berjumlah empat orang, dua di mobil, satu mengawasi dan satu yang melakukan eksekusi atau membobol ATM.

Modus Pelaku Bobol ATM di Kampus Mercubuana Bekasi: Putus Aliran Listrik Mesin ATM
TribunJakarta/Nawir Arsyad Akbar
(Ilustrasi) Barang bukti 90 kartu ATM palsu berbagai jenis dari pelaku pembobolan ATM di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (23/4/2018). 

Ternyata, Begini Modus Pelaku Bobol ATM di Kampus Mercubuana Bekasi. Pembobol ATM pasang kabel agar dapat memutuskan aliran listrik. Akibatnya, uang bisa ditarik tapi saldo tidak berkurang.

TRIBUNJAKARTA.COM- Dua pelaku pembobolan ATM di Kampus Mercubuana, Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi berhasil dihadang massa dan ditangkap polisi usai mencoba melarikan diri saat aksinya tepergok petugas keamanan kampus, Kamis (14/3/2019) malam.

Kapolsek Pondok Gede, Kompol Suwari, mengungkapkan, berdasarkan pengakuan pelaku, ia datang dari Cempaka Putih, merencanakan untuk membobol ATM di lingkungan Kampus Mercubuana, Jatiraden, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Pelaku berjumlah empat orang, dua di mobil, satu mengawasi dan satu yang melakukan eksekusi atau membobol ATM.

Mereka membobol ATM dengan cara memasukkan kartu ATM ke mesin.

Pelaku juga memasang kabel agar bisa memutuskan aliran listrik mesin ATM tersebut.

"Jadi ketika sudah buka PIN-nya, narik uang, langsung dimatikan aliran listriknya, seperti dibuat soket ya semacam itulah," ujar Kompol Suwari, saat dikonfirmasi, Jumat (15/3/2019).

Sehingga saat uang keluar, aliran listrik di mesin ATM mati.

Pelaku menarik uang yang tersangkut itu menggunakan pinset.

"Jadi uang keluar tapi saldo tetap tidak berkurang nilai," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved