Pedagang Ayam Sambal Gledek di Cipayung Bangga Antarkan Anaknya hingga Kuliah

Selama 2 tahun 5 bulan, bapak dua anak ini berjualan di sekitar rumahnya yang masih di daerah Cilangkap, Jakarta Timur.

Pedagang Ayam Sambal Gledek di Cipayung Bangga Antarkan Anaknya hingga Kuliah
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suyatno (46), pemilik Ayam Bakar, Goreng dan Geprek Sambal Gledek, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Jual ayam dengan sambal gledek, mampu biayai kuliah anak.

Suyatno (46) sejak 3 tahun lalu memutuskan untuk membuka tempat makan dengan menu ayam bakar, goreng dan geprek dengan sambal gledek.

Dulunya ia sempat bekerja di pengeboran minyak, namun memutuskan untuk menjalani usaha.

Selama 2 tahun 5 bulan, bapak dua anak ini berjualan di sekitar rumahnya yang masih di daerah Cilangkap, Jakarta Timur.

Lalu 7 bulan yang lalu memutuskan untuk pindah ke Jalan Cilangkap Raya, Cipayung, Jakarta Timur.

Dalam sehari, ia mengungkapkan selalu menjual 25 ekor ayam.

Menu di Ayam Bakar, Goreng dan Geprek Abi Affan
Menu di Ayam Bakar, Goreng dan Geprek Abi Affan (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

"Dalam sehari 25 ekor ayam pasti abis. Apalagi kall weekend pasti habisnya lebih cepat. Makanya kalau weekend itu asal sudah habis saya langsung tutup," tututnya pada TribunJakarta.com, Jumat (15/3/2019).

Harga yang ditawarkan untuk satu ekor ayam seharga Rp 50 ribu.

Dan untuk satu potong paha ayam Rp 13 ribu, dada ayam Rp 14 ribu.

Dalam sehari, Suyatno mengatakan dapat meraup omset sekitar Rp 700-800 ribu pada hari biasa dan Rp 1 juta pada Sabtu dan Minggu.

Sehingga keuntungannya dalam sebulan bisa mencapai sekitar Rp 1 juta.

Gerobak Bubur Ayam
Gerobak Bubur Ayam (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Dirinya merasa bersyukur karena usahanya masih terus berjalan hingga dapat mensekolahkan anaknya hingga jenjang Perguruan Tinggi.

"Kalau saya orangnya memang jarang beli apa-apa tapi alhamdulillah keuntungan saya jualan ini bisa biayai anak saya yang pertama kuliah. Sekarang kuliah di STAN semester 1. Bisa buat uang saku dia (Aliya). Kalau adiknya masih sekolah SMP," katanya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved