Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Penusukan Penumpang Transjakarta di Halte BKN

Kompol Nurdin A Rahman mengatakan kejiwaan Sudirman bakal diperiksa oleh tim dokter RS Polri Kramat Jati guna kepentingan penyelidikan.

Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Penusukan Penumpang Transjakarta di Halte BKN
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Bagian pojok Halte Transjakarta BKN tempat lokasi penusukan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (14/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Sudirman (51), pelaku penusukan penumpang Transjakarta di Halte BKN, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis (15/3/2019) sekira pukul 11.20 WIB bakal menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Kapolsek Kramat Jati, Kompol Nurdin A Rahman mengatakan kejiwaan Sudirman bakal diperiksa oleh tim dokter RS Polri Kramat Jati guna kepentingan penyelidikan.

"Kesehatan jiwa pelaku akan segera dicek, diperiksa oleh dokter RS Polri. Pemeriksaan kejiwaan untuk kepentingan penyelidikan terkait tindakan yang dia lakukan kemarin," kata Nurdin di Kramat Jati, Jumat (15/3/2019).

Pemeriksaan kejiwaan dilakukan karena saat diperiksa penyidik Unit Reskrim Polsek Kramat Jati Sudirman mengaku trauma dengan orang yang duduk sembari mengangkat kaki.

Dia juga mengaku mendengar bisikan gaib sehingga nekat menusuk seseorang menggunakan sebilah badik yang selalu dia bawa saat berpergian.

"Kejiwaannya diperiksa karena dia mengaku trauma. Pengakuannya mendengar semacam bisikan gaib yang bilang ke dia bahwa 'Orang di sebelah kamu sedang menghina mu', pengakuan dia seperti itu," ujarnya.

Bila dinyatakan tak memiliki gangguan jiwa Sudirman bakal dijerat pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal dua tahun delapan bulan penjara.

Toyota Avanza Masih Digandrungi Masyarakat, Hingga Saat Ini Kuota Indennya Sampai 18.300 Unit

H&M Pondok Indah Mall Tawarkan Diskon Hingga 70 Persen

Polisi Tangkap Penjambret Tas Mahasiswi di Tigaraksa

Pria yang mengaku berprofesi sebagai konsultan teknik itu rencananya bakal segera menjalani pemeriksaan setelah sempat bermalam di sel tahanan Mapolsek Kramat Jati.

"Kalau dinyatakan tidak memiliki masalah kejiwaan dia dikenakan pasal 351 KUHP. Untuk berapa lama pemeriksaan kejiwaan itu bergantung pada dokter RS Polri yang menangani," tuturnya.

Sebelumnya, Sudirman yang sedang duduk menanti bus di pojok Halte Transjakarta BKN menusuk Eric Sandy Marbun (28) hanya karena dia mengangkat kaki saat duduk di sebelahnya.

Beruntung Eric dapat menghindar sehingga paha kirinya tak mengalami luka serius, Sudirman sendiri diamankan petugas keamanan Transjakarta tanpa perlawanan lalu diserahkan ke Polsek Kramat Jati.

Penyerangan yang dilakukan Sudirman membuat panik seluruh penumpang Transjakarta dan memancing perhatian warga yang beraktivitas di Jalan Maijen Sutoyo. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved