Berdagang Asongan Gunakan Kursi Roda, Kakek Heru Hanya Kantongi Rp 20 Ribu Sehari

Gunakan kursi roda sebagai pengganti gerobak, pedagang asongan bernama Heru (80) hanya mendapatkan Rp 20 ribu setiap harinya.

Berdagang Asongan Gunakan Kursi Roda, Kakek Heru Hanya Kantongi Rp 20 Ribu Sehari
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Heru, pedagang asongan 

Laporan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Gunakan kursi roda sebagai pengganti gerobak, pedagang asongan bernama Heru (80) hanya mendapatkan Rp 20 ribu setiap harinya.

Heru merupakan warga asli Yogyakarta dan sudah lama tinggal di Perumpung Sawah, Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur.

Ia tetap menjalankan kewajibannya untuk mencari nafkah meskipun sudah lanjut usia.

Ia menggunakan kursi roda kepunyaan sang istri, Sri (80) yang kini sudah tidak bisa bangun karena sakit dan faktor usia.

Sejak 2 tahun yang lalu, Heru mulai menjual kopi, air mineral dan rokok di bawah Flyover Jatinegara mulai pagi hingga malam hari.

Setelah sebelumnya sempat berjualan pajangan dengan berkeliling Jatinegara.

Dalam sehari, omset yang didapatkan Heru hanya berkisar Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu.

"Sehari cuma dapat Rp 15 ribu, paling banyak Rp 20 ribu. Yang penting saya ikhlas saja. Rezeki sudah diatur sama yang di atas. Yang penting uang segitu cukup buat beli makan. Kalau beli yang lain tentunya tidak cukup, tapi saya sudah ikhlas," ucapnya pada TribunJakarta.com, Sabtu (16/3/2019).

Lelaki berkacamata itu juga enggan pindah lokasi berjualan.

"Tiap hari dapatnya memang segitu. Sepi di sini. Kadang ada yang beli tapi tidak mau dikasih kembalian. Tapi saya tidak mau pindah. Enak di sini, kalau hujan tidak kehujanan, kalau panas tidak kepanasan," lanjutnya.

Kakek Berusia 80 Tahun Jadikan Kursi Roda Milik Istri untuk Berdagang di Kolong Flyover Jatinegara

Pakai Kursi Roda Tunggu Ahok Bebas di Mako Brimob, Ramjan: Dia Sosok Paling Membekas di Hati Saya

Saat ini, Heru hanya tinggal bersama istrinya, Sri dan cicitnya, Rio yang masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar (SD).

Anak dan Cucu perempuan Heru kabur meninggalkan dirinya sejak lama.

Untuk harga kopi Heru menjualnya seharga Rp 3 ribu, Air Mineral seharga Rp 2 ribu.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved