YLKI Minta Tarif MRT Perhatikan Kemampuan Membayar Konsumen

MRT Jakarta akan segera beroperasi dalam hitungan hari. Kehadiran MRT sebagai angkutan masal patut diberikan apresiasi.

YLKI Minta Tarif MRT Perhatikan Kemampuan Membayar Konsumen
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Suasana di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA -MRT Jakarta akan segera beroperasi dalam hitungan hari.

Kehadiran MRT sebagai angkutan masal patut diberikan apresiasi.

Sebab MRT Jakarta akan mengukuhkan kota Jakarta sebagai kota modern, sejajar dengan kota kota modern lain di dunia.

"Salah satu ciri kota modern adalah eksistensi sarana transportasi masal, seperti MRT," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangan tertulis, Minggu (16/3/2019).

Namun, kata Tulus, ironisnya hingga saat ini belum ada kesepahaman berapa tarif yang akan disepakati, antara Pemprov DKI dengan DPRD DKI.

Pemprov DKI telah mengusulkan tarif MRT sebesar Rp 10.000 dan LRT sebesar Rp 6.000.

Namun DPRD belum menyepakati besaran tarif tersebut.

"Jika tarif yang diusulkan tersebut disepakati, Pemprov DKI akan menggelontorkan subsidi yang sangat signifikan, bahkan lebih dari 60 persen tarif MRT dan LRT adalah tarif subsidi," tutur Tulus.

Pasalnya, lanjut Tulus, dengan usulan tarif Rp 10.000/penumpang maka subsidinya sebesar Rp 21.659.

Bahkan untuk LRT, dengan tarif Rp 6.000, subsidinya akan mencapai Rp 31.659.

Halaman
123
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved