Kisruh Penutupan TPA Burangkeng, Kepala Desa : Kompensasi Atau Pindah

"saya bersama warga Burangkeng ada opsi juga. Kita bikin dua opsi kompensasi atau pindah, gitu aja udah, terserah," tegasnya

Kisruh Penutupan TPA Burangkeng, Kepala Desa : Kompensasi Atau Pindah
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Spanduk penutupan TPA Burangkeng yang dilakukan warga menuntut kompensasi dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin, (4/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Pemerintah Kabupaten Bekasi bakal mengambil sikap hingga besok, Senin, (18/3/2019), jika Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng tidak dibuka secara sukarela oleh warga. 

Asisten Daerah III, Suhup, mengatakan, Pemkab Bekasi telah menyanggupi pemberian kompensasi dalam bentuk infrastruktur, kesehatan dan pendidikan serta opsi tambahan pemberian dana kompensasi melalu alokasi dana desa (ADD). 

Opsi tambahan pemberian kompensasi melalui ADD itu sebagai pengganti tuntutan warga yang meminta Pemkab Bekasi memberikan kompensasi dalam bentuk uang tunai ke warga. 

"Ya besok kita sikapi, ini sudah terlalu lama juga, tadinya kita begini jangan sampai kita ada gesekan di lapangan, tapi kalau udah kaya gini itu kan TPA kita legal, ada perdanya," kata Suhup saat dikonfirmasi, Minggu, (17/3/2019).

Pemkab manilai, pemberian uang kompensasi dalam bentuk tunai ke warga tidak diatur dalam undang-undang nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah. 

Dampak penutupan TPA Burangkeng, kata Suhup telah menjadi efek domino ke seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. Sebab, selama kurang lebih dua pekan, sampah tidak dapat terangkur dan menumpuk.

Pengerahan pihak keamananpun juga akan dilakukan untuk meminta warga agar mau membuka TPA. 

"Ya pokoknya besok kita sikapi, tergantung kesepakatan besok waktunya, ya gak ada opsi lain (buka paksa)," jelas dia.

Sementara itu, Kepala Desa Burangkeng, Nemin, mengatakan, Pemkab Bekasi tidak bisa melakukan upaya pembukaan paksa.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved