Petugas Terkendala Suplai Air saat Proses Pemadaman Kebakaran di Krukut Jakarta Barat

Kasudin Gulkarmat Jakarta Barat, Abdul Chalik mengatakan, pihaknya terkendala suplai air dalam pemadaman kebakaran di Kelurahan Krukut

Petugas Terkendala Suplai Air saat Proses Pemadaman Kebakaran di Krukut Jakarta Barat
TribunJakarta.com/Leo Permana
Seorang petugas saat melakukan pengecekan di sejumlah titik lokasi yang masih berasap, Minggu (17/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN SARI - Kasudin Gulkarmat Jakarta Barat, Abdul Chalik mengatakan, pihaknya terkendala suplai air dalam pemadaman kebakaran di Kelurahan Krukut, Jakarta Barat, Minggu (17/3/2019).

"Terkait air, sebenarnya kalinya dekat tapi airnya tidak bisa diambil karena airnya kecil. Jadi tidak bisa disedot semalam ya, sampai sekarang pun tidak bisa karena kecil memang airnya," katanya di lokasi, Minggu (17/3/2019).

Karena hal tersebut, ia menjelaskan pihaknya pun menuju ke Kali Cideng untuk suplai air, yang menurutnya debit air di sana besar.

"Memang airnya yang gede di kali Cideng, akhirnya kami harus lari ke sana meluncur ke sana baru bisa suplai air," jelas Abdul.

Selain itu ia menyebutkan, saat kejadian warga setempat cukup panik dan turut ikut membantu petugas.

Namun menurutnya, prosedur yang dilakukan warga saat membantu salah, sehingga warga tidak kondusif saat itu.

"Kita terima berita jam 00.00 WIB, unit langsung diluncurkan karena dari masyarakat sendiri yang nyamperin ke pos kita di Taman Sari," ungkap Abdul.

Pamer Kekompakkan, Sandiaga Uno Bantah Bakal Duet dengan AHY di Pemilu 2024

AHY Yakin Sandiaga Uno Mampu Kuasai Panggung Debat Cawapres Malam Nanti

Sandiaga Uno Bocorkan Poin-poin Penting yang Akan Disampaikan di Debat Cawapres

"Ternyata begitu kita datang ke sini, api sudah berputar-berputar dan angin cukup kencang juga semalam, sehingga mohon maaf dari masyarakat sendiri juga nggak kondusif, karena mungkin mereka panik dan lain sebagainya. Bahkan unit kami begitu tiba saja, selangnya langsung habis ditarik semua sama mereka, harusnya kan disambung dulu ternyata memang ya kita dibantu, cuma mungkin cara membantunya mereka yang belum mengerti lah," lanjut dia.

Terkait hal tersebut, ia menyampaikan pihaknya padahal sering mensosialisasikan terhadap warga.

"Padahal kami sering mensosialisasikan itu, bagaimana ketika peristiwa terjadi masyarakat harus membantu menggunakan cara, mungkin turunkan selang, baru disambung, kita seperti itu," pungkas dia.

Sekedar informasi, peristiwa tersebut menyebabkan sekitar 300-an rumah terbakar dari sejumlah RT di Rw 05, Kelurahan Krukut, Taman Sari Jakbar.

Adapun rumah yang terdampak di rt 2, rt 3, rt 7, rt 8, rt 9, rt 10, rw 05 kelurahan krukut kecamatan Taman Sari Jakarta Barat.

Penulis: Leo Permana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved