Curi Ponsel Warga, Sepasang Kekasih Harus Meringkuk di Tahanan

Pasangan kekasih kini harus mendekam di tahanan setelah aksinya mencuri ponsel warga diungkap Polsek Cengkareng, Jakarta Barat.

Curi Ponsel Warga, Sepasang Kekasih Harus Meringkuk di Tahanan
Kompas.com
Ilustrasi penjara 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM‎, CENGKARENG- Pasangan kekasih kini harus mendekam di tahanan setelah aksinya mencuri ponsel warga diungkap Polsek Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri menjelaskan kejadian pencurian itu dilakukan ND (35) bersama AK (24) di sebuah rumah warga di Kapuk RT 08/08, Cengkareng pada Sabtu (16/3/2019) pagi.

"Kedua pelaku ini berboncengan sepeda motor dan memang berkeliling di kawasan Kapuk untuk mencari sasaran untuk mencari kesempatan mencuri," kata Khoiri kepada wartawan, Senin (18/3/2019).

Ponsel yang dicuri AK dan ND telah diamankan polisi
Ponsel yang dicuri AK dan ND telah diamankan polisi (dokumentasi Polsek Cengkareng)

Dikatakan Khoiri, kedua pelaku akhirnya berhenti di salah satu rumah warga yang saat itu pintunya terbuka.

ND yang bertugas masuk ke dalam rumah dan mencuri ponsel korban yang saat itu tergeletak di ruang tamu.

Sedangkan sang kekasih menunggu di sepeda motor sambil mengawasi kondisi disana.

"Saat itu korban berada di dalam kamar sehingga tak menyadari ada orang masuk. Akhirnya pelaku membawa kabur dua ponsel korbannya," kata Khoiri.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Antonius menuturkan pelaku dapat diringkus setelah pihaknya mendapat laporan dari korban.

Kasus Ujaran Kebencian, Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta Potong Masa Tahanan Ahmad Dhani

Pantang Menyerah Permohonan Ditolak, Fahri Hamzah Ikut Jamin Ratna Sarumpaet Jadi Tahanan Kota

Berdasarkan sejumlah keterangan dan melacak nomor ponsel korban, satu pelaku yakni AK berhasil dibekuk saat hendak menjual ponsel curian itu di Pasar Cengkareng.

"Setelah mengamankan AK, kami pun berhasil mengamankan ND, dimana yang handphone satu lagi telah dijual oleh pelaku Rp 450 ribu," kata Antonius.

Atas perbuatannya, kedua pelaku bakal dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved