Sederet Jalur Pendakian Gunung Rinjani yang Bakal Dibuka Bulan April 2019: Peraturan Lebih Ketat

Ada 3 jalur pendakian yang akan kembali dibuka yakni jalur Sembalun, Senaru, dan Timbanuh. Sedangkan jalur Air Berik sudah dibuka sejak November 2018

Sederet Jalur Pendakian Gunung Rinjani yang Bakal Dibuka Bulan April 2019: Peraturan Lebih Ketat
KOMPAS/Iwan Setiyawan
Keindahan kaldera Gunung Rinjani dengan Danau Segara Anak dan gunung anakan Barujari menjadi salah satu daya tarik wisata di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Jalur pendakian ke Gunung Rinjani sempat ditutup dalam beberapa waktu karena kerusakan yang cukup parah pada jalur pendakian akibat gempa bumi yang mengguncang Lombok pada 29 Juli 2018 lalu.

Dan rencananya jalur pendakian Gunung Rinjani akan dibuka kembali pada bulan April mendatang.

Dilansir oleh Tribun Travel dari Kompas.com, Kepala Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Sudiyono mengatakan bahwa jalur pendakian Gunung Rinjani akan dibuka kembali pada bulan April mendatang.

Ada tiga jalur pendakian yang akan kembali dibuka yakni jalur Sembalun, Senaru, dan Timbanuh.

Sedangkan jalur Air Berik sudah dibuka sejak November 2018 silam.

Reino Barack Beri Mahar Syahrini Berlian Rp40 Miliar, Krishna Murti Singgung Wanita yang Apa Adanya

Gunung Rinjani
Gunung Rinjani (trekkingrinjani.com)

Pihak TNGR berencana akan melakukan survei lapangan sebagai persiapan awal sebelum ditentukan tanggal pasti pembukaan jalur pendakian Gunung Rinjani.

Survey ini untuk menentukan apakah pendakian Gunung Rinjani bisa sampai puncak atau tidak, bila dirasa aman maka akan diperbolehkan menuju puncak.

dasar dalam menentukan layak tidaknya suatu jalur layak untuk dipakai sebagai jalur pendakian antara lain jalur sepanjang pendakian aman untuk dipakai.

Selain itu, fasilitas seperti pos pengawasan, MCK atau toilet, dan spot wisata juga menjadi hal yang diperhatikan oleh pihak pengelola TNGR.

Sedangkan untuk sementara ini, batas pendakian juga ditetapkan hingga Plawangan, tanpa turun ke Danau Segara Anak.

Selain itu, pihak taman nasional juga memperketat aturan bagi pada pendaki yang akan mendaki ke Gunung Rinjani seperti menggunakan sistem tiket online dan pembatasan jumlah pendaki.

Nantinya akan ada sistem tiket yang menggunakan sistem check in dan check out, yaitu tiket dipesan melalui sistem online, dengan bukti tiket yang memiliki barcode dicetak.

Pada tiket tersebut akan terlihat jalur pendakian yang akan diambil, mulai dari naik hingga turun.

Benarkan Kedakatannya dengan Wijaya Saputra, Gisella Anastasia: Aku Paling Gak Bisa Berpalsu-palsu

Danau Segara Anak, Gunung Rinjani, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.
Danau Segara Anak, Gunung Rinjani, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. (YouTube)

Pemegang tiket juga diwajibkan melakukan pelaporan saat naik dan turun.

Sistem pengelolaan sampah juga akan diatur yakni dengan cara sistem pack in dan pack out, yaitu barang yang dibawa naik akan didata.

Barang tersebut juga termasuk barang apa saja yang berpotensi menjadi sampah, dan ketika turun akan dicek kembali sesuai manifest awal.

Pihak TNGR juga akan melakukan pengendalian pengunjung dengan random checking izin pendaki di jalur pendakian Gunung Rinjani, untuk mencegah pendaki ilegal.

 

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Editor: Ilusi Insiroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved