Prostitusi Online di Yogya Terbongkar: Muncikari Hamil 8 Bulan, 15 Akun Twitter dan Tarif Mahasiswi

Dua muncikari prostitusi online ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY. Mahasiswi jadi PSK.

Prostitusi Online di Yogya Terbongkar: Muncikari Hamil 8 Bulan, 15 Akun Twitter dan Tarif Mahasiswi
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Jumpa pers pengungkapan kasus prostitusi online di Mapolda DI Yogyakarta, Senin (18/3/2019). (TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy) 

TRIBUNJAKARTA.COM, YOGYAKARTA - Dua muncikari prostitusi online ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY.

Prostitusi online di Yogyakarta akhirnya terbongkar.

Polisi juga mengungkap sosok muncikari hingga tarif pekerja seks yang melibatkan mahasiswa

Dua Muncikari

PROSTITUSI ONLINE - Jumpa pers pengungkapan kasus prostitusi online di Mapolda DI Yogyakarta, Senin (18/3/2019).
PROSTITUSI ONLINE - Jumpa pers pengungkapan kasus prostitusi online di Mapolda DI Yogyakarta, Senin (18/3/2019). (TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)

Pada tanggal 7 Maret kemarin mereka menangkap CK (33) seorang perempuan warga Maguwoharjo, dan pada 12 Maret menangkap HP (25) mahasiswa warga Tanjung Penyembal, Riau.

Keduanya beroperasi melalui sosial media.

Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto saat menggelar konferensi pers Senin (18/3) mengatakan, tersangka HP yang masih berstatus mahasiswa ini membuat 15 akun twitter untuk mengiklankan para pekerja seks yang dikelolanya maupun berkomunikasi dengan pengguna jasa.

Jadi jika ada pelanggan yang mau booking dapat langsung berkomunikasi di twitter wanita yang ingin dibookingnya.

Setiap akun sudah terdapat foto-foto dari wanita.

Namun yang mengelola dan melakukan komunikasi melalui akun twitter tersebut adalah pelaku sendiri.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved