Keluarga Kakek 89 Tahun yang Gantung Diri di Bojong Gede Ingin Jenazah Segera Dimakamkan

"Pihak keluarga tidak bersedia korban divisum, dan menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah," ucap Deddy.

Keluarga Kakek 89 Tahun yang Gantung Diri di Bojong Gede Ingin Jenazah Segera Dimakamkan
Istimewa
Ilustrasi Gantung Diri 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BOJONG GEDE - Said (89) ditemukan tak bernyawa, tergantung seutas tali tambang berwarna oranya di pintu kamar rumahnya yang beralamat di Kampung Sawah Poncol, Bojong Gede, Bogor.

Kapolsek Bojong Gede Kompol Agus Koster menuturkan, pihaknya tengah mendalami motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

"Tengah kami dalami, karena bisa saja korban mengalami depresi atau ada faktor lainnya" kata Agus pada TribunJakarta.com, Rabu (20/3/2019).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan menuturkan, tidak ditemukan tanda-tanda bekasa kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Namun, meski begitu pihak keluarga tetap menolak korban untuk divisum, dan menganggap kejadian tersebut sebagai suatu musibah.

Kakek 89 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Kusen Pintu Kamar

"Pihak keluarga tidak bersedia korban divisum, dan menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah," ucap Deddy.

Lanjut Deddy, pihak keluarga memilih untuk segera memakamkan korban usai menolak untuk divisum.

"Iya mereka menolak korban untuk divisum, dan akan segera dimakamkan katanya," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, korban ditemukan tewas tergantung sekira pukul 14.00 WIB, oleh saksi sekaligus Ketua RT setempat bernama Ocha Yudhi.

Sebelum menemukan korban, saksi sempat mengintip melalu ventilasi rumah korban, karena tak merespon ketika dipanggil dan diketuk pintu rumahnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved