Musrenbang Kota Jakut Ditutup, Penginputan Usulan Dilaksanakan Bulan Depan

Pemerintah Kota Jakarta Utara telah merampungkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota.

Musrenbang Kota Jakut Ditutup, Penginputan Usulan Dilaksanakan Bulan Depan
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Pemerintah Kota Jakarta Utara telah merampungkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota, Rabu (20/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG ORIOK - Pemerintah Kota Jakarta Utara telah merampungkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota.

Setelah ini usulan pembangunan akan dibahas pada tingkat provinsi.

Asisten Pemerintah Jakarta Utara, Abdul Khalit mengatakan, proses penginputan usulan yang telah direncanakan ini hingga 12 April 2019 mendatang.

Penginputan dilakukan oleh seluruh Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) yang terkait dengan usulan tersebut.

“Alhamdulillah Musrenbang tingkat kota Jakarta Utara telah ditutup. Ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Pemeriksaan (BAP),” kata Khalit, di Ruang Pola, Kantor Walikota Jakarta Utara, Rabu (20/3/2019).

Dia menyarankan, UKPD wajib mengkroscek usulan yang hendak diinput.

Sehingga, tidak ada usulan yang tertinggal untuk dibahas pada tingkat provinsi nanti.

UPK Badan Air Temukan Sofa di Kali Ciliwung

Sandiaga Uno Ingin Industri Otomotif dapat Insentif Padat Karya

Kasus Pembunuhan Satu Keluarga, Eksepsi Kuasa Hukum Dinilai JPU Tidak Berdasar

Tentunya proses kroscek usulan ini tetap mengedepankan kolaborasi dengan masyarakat.

“Selain cek dan ricek usulan, yang penting usulan itu jangan keluar yang telah ditetapkan,” kata dia.

Dijelaskannya, rekapitulasi rencana kerja (Renja) anggaran tahun 2020 untuk bidang pemerintahan senilai Rp 86 Miliar, bidang kesejahteraan rakyat senilai Rp 774 Miliar, serta bidang perekonomian dan pembangunan senilai Rp 1,4 Triliun.

Sedangkan rencana anggaran melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 untuk bidang pemerintahan senilai Rp 67 Miliar, bidang kesejahteraan rakyat senilai Rp 747 Miliar, serta bidang perekonomian dan pembangunan senilai Rp 1,4 Triliun.

“Tentunya kita berterimakasih kepada seluruh UKPD dan masyarakat yang turut berkontribusi dalam mengusulkan rencana pembangunan ini. Mudah-mudahan usulan akan disetujui di tingkat provinsi untuk tahun 2020 mendatang,” paparnya.

Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved