Penjual Hard Disk Film Porno yang Ditangkap Polisi Dulunya Dagang VCD Bajakan

Pelaku mendapatkan film porno yang ia jual setelah mengunduh dari internet dan meminta dari temannya.

Penjual Hard Disk Film Porno yang Ditangkap Polisi Dulunya Dagang VCD Bajakan
Dok. Polres Pelabuhan Tanjung Priok
Rinto (41)

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Rinto (41), penjual hard disk berisi film porno yang ditangkap aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dulunya penjual film bajakan.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Faruk Rozi mengatakan, pelaku dulunya berjualan kepingan VCD dan DVD bajakan di kawasan Glodok, Jakarta Barat.

"Dulunya pelaku ini penjual VCD dan DVD bajakan di Glodok. Kalo sementara pengakuan dia baru sekali (memperjual belikan hard disk film porno), tapi tetap kita kembangkan," kata Faruk kepada TribunJakarta.com, Rabu (20/3/2019).

Faruk mengatakan, pelaku melakukan aksinya secara tunggal tanpa terorganisir.

Jual Hard Disk Isi 1.281 Film Porno Seharga Rp 2 Juta, Rinto Ditangkap Polisi

Pelaku mendapatkan film porno yang ia jual setelah mengunduh dari internet dan meminta dari temannya.

"Dia ada yang download, ada yang mungkin dia pernah menyimpan dulu di laptop atau di komputer orang. Dia kumpulin, ada yang dia download ada yang dia minta dari temennya mungkin punya koleksi film," ucap Faruk.

Rinto ditangkap aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok pada Sabtu (16/3/2019) lalu di Jalan Sunter Paradise, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Faruk menyatakan, pada saat ditangkap, ada sejumlah barang bukti yang diamankan dari pelaku Rinto.

Barang bukti tersebut antara lain satu unit hard disk eksternal dengan kapasitas 1 TB berisi 1.281 film porno serta uang tunai Rp 1 juta.

Adapun satu hard disk, kata Faruk, dijual pelaku seharga Rp 2 juta.

"Dia jual itu kalo ada pesenan. Terus caranya itu dia itu beli harddisk eksternal kemudian dia isi lah dengan film-film itu. Per harddisk itu diisi sekitar 1.500 film. Dihargai sekitar Rp 2 jutaan. Jadi dia dapat keuntungan itu sekitar Rp 1 juta lah," ucap Faruk.

Akibat perbuatannya, Rinto diamankan dan dikenakan pasal 29 Jo pasal 4 ayat (1) dan/atau Pasal 32 Jo Pasal 6 UU No.44 Th 2008 tentang Pornografi.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved