2 Remaja yang Mabuk Tramadol Saat Diciduk Polisi Diduga Pelaku Curanmor

Namun upaya kabur tak berhasil karena gerak personel Tim Raimas Backbone lebih cepat sampai akhirnya digeledah dan mendapati tiga butir obat daftar G.

2 Remaja yang Mabuk Tramadol Saat Diciduk Polisi Diduga Pelaku Curanmor
Istimewa
Barang bukti yang diamankan Tim Raimas Polres Jakarta Timur, Kamis (14/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Dua remaja berinisial MI dan I harus berurusan dengan polisi karena terbukti mengantongi obat daftar G, yakni Tramadol dan Eximer saat diciduk personel Tim Raimas Backbone Polres Jakarta Timur.

Katim Raimas Backbone Bripka Ambarita mengatakan MI dan I diciduk saat jajarannya melakukan patroli rutin di wilayah Kelurahan Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur pada Rabu (20/3/2019) malam.

"Tim kami sedang melakukan patroli, tiba-tiba dua remaja yang mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm berputar balik saat melihat petugas. Kami langsung mengejarnya," kata Ambarita di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2019).

Namun upaya kabur tak berhasil karena gerak personel Tim Raimas Backbone lebih cepat sampai akhirnya digeledah dan mendapati tiga butir obat daftar G.

Ambarita menuturkan tiga obat itu diduga merupakan sisa karena saat diamankan MI dan I masih dalam pengaruh obat-obatan sehingga nekat mencoba kabur.

"Kami menemukan 3 butir obat daftar G, selain itu mereka tak bisa memperlihatkan surat kendaraan bermotornya. Saat diamankan mereka diduga habis mengkonsumsi obat-obatan tersebut," ujarnya.

Selain obat daftar G, MI dan I kedapatan membawa kunci letter T yang kerap digunakan para pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Karena proses penggeledahan dilakukan memancing perhatian, satu warga yang ikut menyaksikan kerja Tim Raimas menyebut sepeda motor Honda Beat yang dibawa MI dan I merupakan miliknya yang hilang.

Dilaporkan Polisi oleh Syahrini, Pedangdut Lia Ladysta Beberkan Kondisinya Muntah-muntah

Mitos Soal Ibu Hamil Makan Nanas Bisa Keguguran, Ini Penjelasannya

Strategi eFiling KPP Tanah Abang 3: Kerja Sama dengan Kompas Gramedia hingga Kirim SMS ke Masyarakat

Setelah dicek dengan BPKB yang kebetulan dibawa, nomor rangka di BPKB sesuai dengan sepeda motor yang dibawa MI dan I cocok sehingga Ambarita menduga mereka merupakan pelaku Curanmor.

"Kami akan melakukan penyidikan terkait temuan tersebut. Pemilik motor juga nanti akan dimintai keterangannya untuk melihat integrasi mereka. Sejauh mana dan dengan siapa mereka melakukan pencurian, juga di mana dilakukannya," tuturnya. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved