4 Pengedar Narkoba Pemilik 500 Gram Lebih Diringkus Polisi

"Dari pelaku MF ini kita mendapatkan barang bukti jenis sabu yang disimpan di dalam lima bungkus plastik klip bening seberat 553,7 gram," jelas dia.

4 Pengedar Narkoba Pemilik 500 Gram Lebih Diringkus Polisi
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Keempat pelaku pengedar narkoba saat di Mapolsek Bekasi Utara Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Empat orang pengedar narkoba diringkus polisi lantaran kedapatan memiliki 500 gram lebih sabu. Keempatnya ditangkap saat hendak melakukan transaksi di Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Bekasi.

Keempat pelaku yang berhasil ditangkap yakni, JJ (25), RM (23), NK (27), MF (38). Penangkapan kasus narkoba ini bermula dari laporan yang masuk ke Polsek Bekasi Utara, bahwa adanya transaksi narkoba, Selasa, (19/3/2019) lalu.

Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Dedi Nurhadi, mengatakan, anggota yang menerima laporan langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan mengintai keberadaan terduga pelaku berinisial JJ.

"Anggota langsung melakukan pengintaian, dan setelah melihat adanya tanda-tanda terduga pelaku melakukan transaksi kita langsung lakukan penyergapan," kata Dedi, di Mapolsek Bekasi Utara, (21/3/2019).

Dari penangakapan pelaku JJ, polisi mendapati barang bukti narkoba jenis sabu yang disimpan di saku celana. Sabu yang dibungkus plastik klip bening itu seberat 0,12 gram,"ungkap Dedi.

Barang bukti narkoba dan ponsel yang berhasil diamankan polisi dari pelaku pengedar narkoba.
Barang bukti narkoba dan ponsel yang berhasil diamankan polisi dari pelaku pengedar narkoba. (TribunJakarta/Yusuf Bachtiar)

Setelah berhasil menangkap pelaku JJ, Polisi kemudian melakukan pengembangan. Hasilnya, pelaku JJ mengaku mendapatkan barang haram itu dari tersangka lain berinisial RM dan MK, ditangkap di Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Rabu, (20/3/2019) kemarin.

"Kedua tersangka kami tangkap di Jalan Mandalika, Tanjung Duren, dari tangan kedua pekaku, tim mengamankan satu plastik klip bening berisi sabu seberat 1,64 gram dan dua bungkus kertas putih berisi ganja, tersangka RM juga berusaha melawan saat diamankan dan terpaksa ditindak tegas (penembakan pada bagian kaki)," jelas dia.

Tidak sampai disitu, di hari yang sama, polisi selanjutnya melakukan pengembangan dan mendapati informasi bahwa barang bukti narkoba ini didapat dari pelaku berinisial MF. Polisi langsung melakukan pengejaran dan menangkap pelaku di Kota Tangerang.

"Dari pelaku MF ini kita mendapatkan barang bukti jenis sabu yang disimpan di dalam lima bungkus plastik klip bening seberat 553,7 gram," jelas dia.

Dedi menambahkan, dari total pengungkapan kasus narkoba ini, pihaknya berhasil mengamankan total narkoba jenis sabu sebanyak 555,46 gram dan dua bungkus narkoba jenis ganja dari tangan keempat pelaku.

Menengok Kawasan Sentra Primer Baru Barat di Kembangan Jakarta Barat

Belum Punya Lampu Penerangan, Pengelola RPTRA Pulo Besar Selalu Awasi Anak-anak yang Bermain

Kabar Dorce Gamalama: 4 Tahun Bolak-Balik Indonesia-AS, 2 Tahun Lagi Dapat Green Card

Keempat pelaku mengaku biasa mengedarkan barang haram tersebut ke kawasan Jabodetabek. Adapun untuk sasaran pembelinya, kebanyakan berasal dari kalangan mahasiswa.

"Kalau dihitung dari total Sabu yang kita amankan ini nilainya sekitar Rp 600 juta," jelas dia.

Selain itu barang bukti lain yang berhasil diamankan yakni 4 unit ponsel, uang tunai Rp 500.000 dan satu unit kendaraan roda empat nomor polisi B-2933-BOE milik salah satu tersangka.

Keempat tersangka itu dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 111 ayat (1) dan 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) tentang narkotika dengan ancanaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, dan paling singkat enam tahun penjara.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved