Bernilai Seni Tinggi, Lukisan dari Ampas Kopi Ini Dijual Seharga Jutaan Rupiah

"Awalnya ketumpahan kopi lalu saya iseng corat-coret saja dengan ampasnya juga, lalu akhirnya ketagihan sampai sekarang," ujar Arya Setra

Bernilai Seni Tinggi, Lukisan dari Ampas Kopi Ini Dijual Seharga Jutaan Rupiah
TribunJakarta/Anisa Kurniasih
Pengunjung yang sedang melihat - lihat lukisan milik Arya Setra di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (20/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Ampas kopi yang biasanya kita abaikan, rupanya bisa menjadi nilai seni tinggi di tangan seorang pria bernama Arya Setra.

Ia memanfaatkan bubuk kopi menjadi lukisan indah yang ia pamerkan di even Coffee & Artistan pada 20 - 24 Maret 2019 di The Forum Summarecon Mall Kelapa Gading (MKG), Jakarta Utara.

Bersama dengan komunitasnya yang bernama Indonesia Kopi Arts, puluhan lukisan dari bahan ampas kopi dipamerkan kepada pengunjung.

Kepada TribunJakarta.com, Arya mengatakan bahwa ia menekuni hobi tersebut sejak tiga tahun lalu dimana idenya muncul saat lukisan cat miliknya tertumpah oleh kopi yang ia minum.

"Awalnya ketumpahan kopi lalu saya iseng corat-coret saja dengan ampasnya juga, lalu akhirnya ketagihan sampai sekarang," ujar Arya Setra di MKG Jakarta Utara, Rabu (20/3/2019).

Lukisan yang dipamerkan hadir dengan berbagai tema, mulai dari alam, tokoh dan juga abstrak.

Pengunjung yang sedang melihat - lihat lukisan milik Arya Setra di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (20/3/2019).
Pengunjung yang sedang melihat - lihat lukisan milik Arya Setra di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (20/3/2019). (TribunJakarta/Anisa Kurniasih)

Tak main-main, lukisan yang dipamerkan tersebut rupanya ditawarkan dengan harga mulai dari Rp1,5 juta sampai Rp 30 juta.

Mengandalkan teknik permainan tone warna gelap dan terang, lukisan yang terpampang pun tak kalah keren dengan lukisan dari cat seperti biasanya.

"Kalau dari material sih sama, kuas dan kanvasnya namun proses melukisnya beda, kalau lukis pakai cat kan posisi kanvas tegak, kalau pakai kopi prosesnya kanvas dibaringkan," tambah Arya.

Setelah dilukis, proses selanjutnya ialah pernis agar gambar tidak luntur dan cepat usang.

Arya pun menerima jasa untuk membuat lukisan wajah dari kopi bagi pengunjung yang ingin mengabadikan wajahnya dalam sebuah karya seni indah tersebut.

Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved