BNNK Jakut Akan Terapkan Program Rehabilitasi di 17 Kelurahan Rawan Peredaran Narkotika

program ini bertujuan untuk mengajak masyarakat melakukan Penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.

BNNK Jakut Akan Terapkan Program Rehabilitasi di 17 Kelurahan Rawan Peredaran Narkotika
Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Sosialisasi Program RBM di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (21/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Program Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) pada sejumlah titik rawan narkoba tengah dipersiapkan Badan Narkotika Nasional Kota ( BNNK) Jakarta Utara dengan menggandeng Pemerintah Kota Jakarta Utara.

Kepala BNNK Jakarta Utara, AKBP Yuanita Amelia Sari memaparkan, program ini bertujuan untuk mengajak masyarakat melakukan Penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika (P4GN).

Program ini juga digagas untuk menggencarkan rehabilitasi bagi para pecandu.

"Kenapa rehabilitasi ini penting? Karena selama ini rehabilitasi selalu dikesampingkan. Padahal ini jembatan bagi pecandu yang ingin terbebas dari Narkotika. Ada kesadaran masyarakat untuk membawa pecandu ke tempat rehab yang ditunjang pemerintah atau swasta," kata Yuanita dalam Sosialisasi Program RBM di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (21/3/2019).

Dijelaskannya, program ini akan diterapkan pada 30 titik rawan Narkotika di 17 kelurahan di Jakarta Utara.

17 kelurahan tersebut meliputi Pejagalan, Penjaringan, Ancol, Pluit, Tanjung Priok, Warakas, Pademangan Timur, Tugu Utara, Rawabadak Utara, Koja, Rawabadak Selatan, Tugu Selatan, Kalibaru Barat, Cilincing, Pegangsaan, Kelapa Gading Barat, serta Pademangan Barat.

Program ini juga tak luput dari adanya peran pelaku usaha untuk turut menyukseskannya melalui dana Corporate Sosial Respondsbility (CSR).

Sebagai contoh, program ini pernah dijalankan di Rumah Kreatif Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan menggandeng PT Indonesian Power.

Kuasa Hukum Akui Steve Emmanuel Pengguna Narkoba

4 Pengedar Narkoba Pemilik 500 Gram Lebih Diringkus Polisi

Masyarakat sekitar diajak untuk mengikuti program pemberdayaan sehingga tidak lagi bersandar dari penghasilan transaksi Narkotika.

"Untuk itu kita perlu satukan pandangan dengan pelaku usaha, bahwa selama ini jangan melihat permasalahan Narkotika hanya tugas pemerintah atau penggiat narkoba. Tapi pengusaha juga harus mendorong itu melalui program CSR untuk RBM," jelasnya.

Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Jakarta Utara, dr. Novianti Purnamasari memaparkan bahwa ada empat lokasi rehabilitasi milik negara dan dua milik swasta di Jakarta Utara.

Empat lokasi tersebut antara lain Klinik Pratama di kantor BNNK Jakut, Rumah Sakit Umum Kecamatan (RSUK) Kelapa Gading, RSUK Tanjung Priok, serta Rumah Sakit Sulianti Saroso.

Sedangkan untuk swasta terdapat di New Hope Kelapa Gading dan Yayasan Aksi Nusantara Sunter.

"Jika ada yang mau direhabilitasi, proses sangat mudah. Yang penting ada itikad dari diri sendiri, kepedulian keluarga untuk melampirkan data KTP dan KK. Lalu datang bersama keluarga untuk lapor diri. Gratis untuk tempat rehab milik negara," ucap Novianti.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved