Kembalikan Handphone Curiannya, Maling Ini Mengaku Khilaf Dan Tinggalkan Surat Penyesalan

Ketika dibuka, ternyata amplop tersebut berisi sebuah handphone samsung berwarna putih, dibungkus selembar gulungan kertas

Kembalikan Handphone Curiannya, Maling Ini Mengaku Khilaf Dan Tinggalkan Surat Penyesalan
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Surat dan handphone yang ditinggalkan oleh pria misterius di toko fotocopy di Jalan Pitara, Pancoran Mas, Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Rabu (20/3/2019) kemarin sekira pukul 15.30 WIB, seorang pria misterius datang ke toko fotocopy di Jalan Pitara, Pancoran Mas, Kota Depok.

Tanpa basa-basi, pria misterius tersebut menemui seorang pegawai toko fotocopy bernama Muhammad Rony, dan menitipkan amplop berwarna putih.

"Dia cuma bilang katanya mau nitip amplop itu, tolong kasih ke ibu-ibu yang punya," ucap Roni mengulang perkataan pria misterius tersebut ketika dijumpai TribunJakarta.com di tempat kerjanya, Kamis (21/3/2019).

Lanjut Roni, usai menitipkan amplop tersebut pria misterius itu pun langsung beranjak pergi berjalan kaki.

Curiga terhadap isi amplop tersebut, Roni pun mengajak rekannya Wahid sesama pegawai toko untuk membukanya.

Ketika dibuka, ternyata amplop tersebut berisi sebuah handphone samsung berwarna putih, dibungkus selembar gulungan kertas.

Di dalam kertas tersebut, berisi pesan yang ditulis tangan oleh pria misterius tersebut berisi seperti ini :

"Assalamualaikum Wr Wb, Ibu sebelumnya saya mohon maaf dari hati saya yang terdalam, atas kekhilafan saya mengambil hp ibu, saya sangat menyesal sekali.

Handphone ini saya kembalikan dan saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut, saya mohon maaf sebesar-besarnya saya harap ibu mau memaafkan atas kekhilafan saya ini dan tidak akan perpanjang permasalahan ini, terima kasih ibu"

NB : Atas segala kekurangan saya benar-benar menyesal, hp ini saya titip ke tempat fotocopy, hormat saya.

Komarudin Hidayat Minta Sistem Penunjukan Rektor Ditinjau Ulang

Eskalator di Lantai II AKS Pasar Baru Jakarta Pusat Tak Berfungsi, Pengunjung: Pegal Kaki Saya

Merpati Kolong, Hiburan Rakyat yang Masih Digemari Masyarakat

Usai membaca seluruh isi surat tersebut, Roni dan Wahid pun akhirnya paham bahwa pria misterius tersebut merupakan maling handphone pengunjung toko fotocopynya beberapa waktu lalu, yang sempat terekam kamera pengawas.

Mereka menduga, maling tersebut ketakutan karena aksinya terekam kamera pengawas, dan mengembalikan handphone tersebut.

"Iya kayaknya dia maling yang waktu itu, ada ibu-ibu kehilangan handphone disini beberapa waktu yang lalu," ujar Roni dan Wahid.

Hingga hari ini, wanita yang dipanggil ibu dalam surat tersebut pun belum mengambil handphone yang dititipkan, dan handphone tersebut pun masih disimpan oleh Roni dan Wahid di toko fotocopy tempatnya bekerja.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved