Menag Lukman Hakim Janji Penuhi Panggilan KPK, Siap Jelaskan Mengenai Uang Rp 600 Juta yang Disita

Lukman Hakim Saifuddin berjanji memenuhi panggilan dan memberikan keterangan ke KPK mengenai uang senilai Rp 600 juta yang disita dari laci meja kerja

Menag Lukman Hakim Janji Penuhi Panggilan KPK, Siap Jelaskan Mengenai Uang Rp 600 Juta yang Disita
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, setelah menjafi pembicara di Al-Azhar BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (18/1/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin berjanji memenuhi panggilan dan memberikan keterangan ke KPK mengenai uang senilai Rp 600 juta yang disita dari laci meja kerjanya.

Penydidik KPK menyita uang dari ruang kerja Menteri Agama dalam penggeledahan, Senin (18/3).

"Gini, saya harus menghormati institusi KPK. Jadi secara etis, tidak pada tempatnya saya menyampaikan hal yang saya belum saya sampaikan kepada KPK sebagai institusi resmi. Jadi saya belum akan memberikan (keterangan) ke publik," kata Menag Lukman Hakim di kantornya, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/3).

Menteri Agama (Menag) menegaskan menghormati KPK pengusutan dugaan suap jual-beli jabatan dengan tersangka Romahurmuziy (Rommy).

KPK sebelumnya menggeledah ruang kerja Menag Lukman Hakim dan menyita duit ratusan juta rupiah dari laci.

KPK dalam proses penyidikan dan menelusuri asal-usul uang ratusan juta dari laci kerja Menag.

Uang pecahan rupiah sejumlah Rp 180 juta dan 30 ribu dolar AS ditemukan pada penggeledahan Senin (18/3).

Adapun Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan menghormati kewenangan KPK dalam pengusutan kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag dengan tersangka Romahurmuziy.

"Kita berikan kewenangan penuh kepada KPK untuk memeriksa kasus ini," kata Jokowi kepada wartawan di sela Rakernas Perindo di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa malam.

Selebihnya, Jokowi menolak berkomentar. Sebab kasus dugaan suap jual beli jabatan sedang ditangani KPK.

Halaman
1234
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved