Romahurmuziy Ditangkap KPK, PPP Konsolidasi Dalam Situasi Darurat

PPP menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Bogor, Jawa Barat, lima hari setelah operasi tangkap tangan KPK terhadap Ketua PPP Romahurmuziy

Romahurmuziy Ditangkap KPK, PPP Konsolidasi Dalam Situasi Darurat
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Umumm PPP Romahurmuziy atau yang akrab disapa Romy keluar gedung KPK Jakarta memakain rompi tahanan usai diperiksa oleh penyidik, Sabtu (16/3/2019). Romahurmuziy ditahan oleh KPK usai ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan suap seleksi jabatan di Kementerian Agama. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Bogor, Jawa Barat, lima hari setelah operasi tangkap tangan KPK terhadap Ketua PPP Romahurmuziy.

Mukernas untuk konsolidasi partai, hanya 27 hari menjelang pemilihan umum 17 April mendatang.

Menurut Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani, tujuan Mukernas antara lain untuk memperkuat soliditas atau konsolidasi partai menghadapi Pemilu 2019.

Sebab, partai baru saja kehilangan Romahurmuziy sebagai Ketua Umum PPP akibat tersangkut dugaan korupsi.

Partai perlu merapatkan barisan kembali.

"Kalau saya lihat semangat dari DPW-DPW yang merupakan peserta utama dari Mukernas ini mestinya lancar karena semuanya punya kesadaran bahwa ini adalah emergency situation bagi PPP," kata Arsul di Hotel Seruni, Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/3).

Menurut Arsul, topik utama dalam Mukernas adalah tindak lanjut hasil rapat pengurus harian atas penunjukkan Suharso Monoarfa sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketum PPP.

"Situasi daruratnya lebih pada menjaga soliditas memastikan bahwa partai ini ada yang ngomandani. Kalau saya ini sekjen itu ibarat co-pilot, kan harus ada pilot tidak bisa co-pilot itu mengendalikan sendirian tanpa pilot," kata Arsul.

Arsul memandang, Suharso memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan jajaran partai di tingkat DPW dan DPC.

Selain itu, Arsul menilai Suharso juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan pihak eksternal partai.

Halaman
123
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved