Yayasan Gazegas Peduli Bangsa Diresmikan di Surabaya

Menurut Ketua Dewan Pembina GazLisa, Satya Arinanto, dengan hadirnya yayasan tersebut diharapkan mampu menjalankan program kerja sosial

Yayasan Gazegas Peduli Bangsa Diresmikan di Surabaya
Istimewa
PT Gazegas Pasifik Internasional meluncurkan Yayasan GazLisa yang fokus membenahi pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup di Surabaya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - PT Gazegas Pasifik Internasional meluncurkan Yayasan GazLisa yang fokus membenahi pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup di Surabaya.

Menurut Ketua Dewan Pembina GazLisa, Satya Arinanto, dengan hadirnya yayasan tersebut diharapkan mampu menjalankan program kerja sosial dan kemanusiaan untuk Indonesia.

"Kami berkesempatan melakukan launching Yayasan GazLisa disertai dengan penandatanganan MoU kerjasama dengan Yayasan Galima SMADA 84 dalam rangka menjalankan program kerja sosial dan kemanusiaan untuk Indonesia melalui acara Gazegaz Berbagi di Surabaya," kata Satya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/3/2019).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Gazegaz Berbagi di Surabaya merupakan inisiasi dari rangkaian acara Gazegaz Berbagi yang akan diadakan juga di kota-kota lain di Indonesia.

Pembangunan Rute MRT Fase Kedua Diproyeksi Habiskan Dana Rp 22,5 Triliun

Presiden Jokowi Resmikan MRT Jakarta, Ini Pesan RI 1, Jadwal Operasional dan Besaran Tarif

"Untuk menjalankan misi sosial dan kemanusiaan ini, Gazegaz akan menggandeng beberapa yayasan, perusahaan, institusi dan komunitas yang dapat menjalankan program kerja Gazegaz Berbagi," tambahnya.

Gazegaz Berbagi di Surabaya adalah awal dari rangkaian acara Gazegaz Berbagi untuk semua wilayah Indonesia. Selain itu, kedua pihak bekerja sama membentuk Rapid Deployment Team Untuk Tim Penyelamat Darurat, Tim Kemanusiaan, Tim Kesehatan, Dapur Umum, Sanitasi, Perbaikan Infrastruktur.

"Kita akan berkerja sama dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah dari dalam dan luar negeri bila terjadi bencana alam yang berkaitan dengan unsur kemanusiaan, kesehatan, kesejahteraan, sosial budaya demi kelestarian," tuturnya.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved