Tanggul Jatipadang Bocor: Wali Kota Jaksel Sebut Karena Mengalami Penyempitan
Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mengatakan tanggul yang bocor pada bagian bawah itu mengalami penyempitan.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Kebocoran tanggul Jati padang pada bagian bawah berakibat air dari Kali PHB Pulo memasuki permukiman di RW 006.
Imbas dari derasnya air yang masuk itu, mengakibatkan banjir di permukiman warga.
Sebagian warga pun harus diungsikan lantaran rumahnya tergenang oleh air.
Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mengatakan tanggul yang bocor pada bagian bawah itu mengalami penyempitan.
Sehingga air yang mengalir di Kali PHB Pulo itu terus menerus menggerus bagian bawah tanggul.
"Pas ada belokan di tanggul itu mengalami penyempitan. Kemudian dari situ memang posisi tanggul itu agak gantung. Ditambah kemakan masa akhirnya keropos sedikit demi sedikit. Sudah diketahui masyarakat tapi enggak dilaporkan ke kita segera," bebernya di lokasi banjir pada Minggu (31/3/2019) malam.
Marullah Matali menjelaskan kali yang mengalami penyempitan itu dikarenakan ada beberapa warga yang memanfaatkan badan tanggul untuk dijadikan tempat tinggal.
"Dulu ada beberapa warga mengambil badan air untuk dia manfaatkan sebagai tempat tinggal," lanjutnya.
• FOTO: Pemakaman Petugas PPSU yang Ditabrak Lari, Anies Baswedan Turut Gotong Keranda
• Ini Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Senin 1 April 2019
• 7 Fakta Dian Al Mahri Pendiri Masjid Kubah Emas: Keinginan Tempat Dimakamkan Hingga Pesan Terakhir
Akibat bocornya tanggul itu, puluhan warga mengungsi ke Masjid Ar Ridwan.
"Awalnya yang mengungsi ada 100 orang. Kemudian malam ini ada sekira 25 sampai 30 orang. Ada juga yang masih ngungsi di tempat lain seperti di Musholla. Saat ini tanggul masih dalam penanganan," tandasnya.