Korban Banjir Akibat Bocornya Tanggul Kali Laya Mengalami Trauma

Rian menuturkan, saat kejadian dirinya tengah berada di dalam kontrakan dan langsung lari membawa anaknya yang masih berusia dua bulan.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Sejumlah penghuni tengah membersihkan kontrakannya usai terendam banjir akibat bocornya tanggul kali laya, Rabu (3/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS - Tak terpikirkan oleh Rian untuk menyelamatkan harta bendanya, ketika air tiba-tiba masuk dan merendam kontrakannya hingga setinggi kurang lebih satu meter.

Rian adalah satu diantara sejumlah penghuni kontrakan di Jalan Haji Icang, Cimanggis, Kota Depok, yang menjadi korban banjir akibat bocornya tanggul kali laya pada Selasa (2/4/2019) sore kemarin.

Dijumpai TribunJakarta.com sekira pukul 14.00 WIB, Rian mengaku dirinya trauma ketika mengingat kejadian tersebut.

"Trauma bang, air cepat banget masuknya sampai gak sempat ngamanin harta benda. Yang penting keluarga selamat semua," jelas Rian sembari membersihkan barang-barangnya yang kotor terendam banjir, Rabu (3/4/2019).

Rian menuturkan, saat kejadian dirinya tengah berada di dalam kontrakan dan langsung lari membawa anaknya yang masih berusia dua bulan.

Sementara istrinya Dita juga lari sambil menggendong anaknya baru berusia sekira satu tahun.

Jatuh dari Ketinggian 15 Meter, Pria Ini Hanya Keluhkan Sakit di Tangan dan Perut

VIDEO Melihat Perkembangan 400 Tahun Jakarta di Pameran Jakarta Kota Kosmopolitan

Melihat Sejarah Jakarta Mulai Abad 17 Hingga Adanya MRT di Jakarta Kota Kosmopolitan

"Saya lari bawa anak saya yang masih dua bulan, istri bawa anak satu lagi yang baru setahun, gak ada pikiran ke harta benda," tandasnya.

Saat ini, ia menuturkan hanya pasrah atas musibah yang dialaminya dan mencoba menyelamatkan harta bendanya yang masih bisa berfungsi.

"Pasrah ya mau gimana lagi, paling sekarang cuma bersihin kontrakan dan ngambil barang-barang yang bisa saja," kata Rian.

Ke depan, Rian menuturkan akan mencoba mencari hunian baru karena trauma tinggal dibawah tanggulan kali laya.

"Mau pindah kayaknya cari kontrakan yang lain, bahaya kan mana anak masih pada kecil. Sekarang anak juga dititip di rumah mertua gabisa tidur disini," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved