Kurangnya Minat Baca Warga, Perpustakaan di Kelurahan Kebon Sirih Sepi

buku bacaan yang terdapat di perpustakaan ini kebanyakan tentang ilmu pengetahuan, pendidikan, cerita fiksi, dan buku gambar.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Pintu kaca perpustakaan di kantor kelurahan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Sekretaris Kantor Kelurahan Kebon Sirih, Nur Melina mengatakan bahwa warga di sekitar kelurahan kurang minat baca.

Padahal, di kantor kelurahan Kebon Sirih ini terdapat perpustakaan yang berisi buku-buku ilmu pengetahuan.

"Buku-buku ini diberikan oleh Sudin Perpustakaan Jakarta," kata Nur, sapaannya, di kantor kelurahan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2019).

Nur menambahkan, perpustakaan yang sudah berada sejak 2016 ini lebih sering digunakan oleh para pengunjung kelurahan.

"Lebih sering dikunjungi sama Ibu-Ibu yang bawa anak ya, biasanya sembari menunggu antrean, mereka pada masuk ke dalam perpustakaan," ucap Nur yang memakai hijab.

Menurut Nur, minat baca warga kelurahan Kebon Sirih kini mulai berkurang lantaran maraknya gadget.

Menurut dia, mereka lebih suka bermain gim di smartphone ketimbang membaca buku.

"Kalau saya lihat ya, ada Ibu yang datang ke kelurahan membawa anak, anaknya fokus banget main gim di hape, seru banget begitu," ujar Nur sambil duduk.

Nur berpendapat, orang tua juga mesti berperan terhadap pengenalan buku bacaan anak agar tak melulu main gim.

"Orang tua mestinya juga memberi kontrol ya kepada anaknya, dikenalin sama buku-buku, main ke perpustakaan," katanya.

31 TPS di Jakarta Barat Masuk Kategori Rawan

Kemenko Polhukam Mengadakan Rakor Bahas Kesiapan Akhir Pemilu 2019

Bengkel Belajar Mitra (BBM), Jurus Gojek Tingkatkan Kecakapan Pengemudinya

Sementara itu, buku bacaan yang terdapat di perpustakaan ini kebanyakan tentang ilmu pengetahuan, pendidikan, cerita fiksi, dan buku gambar.

Nur melanjutkan, siapa pun boleh berkunjung ke perpustakaan kelurahan Kebon Sirih.

Pun diperbolehkan menyumbang buku bergenre apa saja.

"Perpustakaan ini buka 24 jam, siapapun boleh masuk, pintu perpustakaan kelurahan Kebon Sirih selalu terbuka," kata Nur sambil tersenyum.

Dia berharap, agar masyarakat lebih giat membaca buku dan berkunjung ke perpustakaan mana pun.

"Harapannya semoga masyarakat lebih doyan membaca buku, kurangi main gim, dan banyak baca pokoknya," pungkas Nur.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved