Ini Perusahaan yang Akan Menaungi Angkasa Pura dan Garuda Indonesia Terkait Penggabungan Perusahaan

"Dari statement yang sudah beredar itu rencananya PT Survai Udara Penas dan di bawahnya adalah AP 1, AP 2 dan Garuda Indonesia," kata Robby.

Ini Perusahaan yang Akan Menaungi Angkasa Pura dan Garuda Indonesia Terkait Penggabungan Perusahaan
TribunJakarta/Ega Alfreda
Konferensi Pers pernyataan Serikat Karyawan Angkasa Pura II (Sekarpura II) di Gedung 600 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (9/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kementerian Badan Usaha Milik Negara sedang mengkaji terkait penggabungan perusahaan BUMN alias holding company di sektor penerbangan.

Ketua DPP Sekarpura II, Robby Saputra, mengatakan, PT Survai Udara Penas diwacanakan akan membawahi beberapa BUMN yang bergerak dibidang transportasi udara.

Termasuk dalamnya PT. Angkasa Pura I PT. Angkasa Pura II.

PT Survai Udara Penas sendiri adalah sebuah maskapai penerbangan tidak berjadwal yang berpusat di Indonesia yang termasuk BUMN milik Departemen Pertahanan dan Keamanan.

"Dari statement yang sudah beredar itu rencananya PT Survai Udara Penas dan di bawahnya adalah AP 1, AP 2 dan Garuda Indonesia," kata Robby di Gedung 600 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (9/4/2019).

Menyikapi pernyataan tersebut, Serikat Karyawan Angkasa Pura II (Sekarpura II) telah melayangkan surat kepada Kementerian BUMN pada Jumat 5 April 2019.

Namun hingga hari ini belum ada tanggapan dari Kementerian BUMN padahal, sudah diberi waktu hingga hari ini pukul 16.00 WIB.

"Surat yang kami layangkan tanggal 5 april itu masuk sore dan dalam surat itu kami jelaskan bahwa kami minta kepada Kementerian BUMN untuk merespon surat kami tanggal 9 April 2019 pukul 16.00 WIB. Namun kabar yang kami dapatkan surat itu sedang dalam penandatanganan," kata Robby.

Serikat Pekerja PT Angkasa Pura II Kirimkan Surat ke Kementerian BUMN Terkait Isu Holding Company

Maka dari itu, ia memanggil seluruh ketua DPC serikat karyawan Angkasa Pura II (Sekarpura II) dari 15 bandar udara di Indonesia untuk menyatakan pergerakan mereka atas surat yang belum ditanggapi.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved