VIDEO: Isu Digabung dengan Garuda Indonesia, Ini Kata Karyawan Angkasa Pura

Robby mempertanyakan seberapa penting rencana penggabungan Angkasa Pura II dengan Angkasa Pura I dan Garuda Indonesia.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Wacana penggabungan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor penebangan membuat resah Serikat Karyawan Angkasa Pura II ( Sekarpura II).

Ketua Umum DPP Sekarpura II Robby Saputra menjelaskan kegelisahan karyawan PT Angkasa Pura II terkait dengan penggabungan perusahaan oleh Kementerian BUMN.

Lebih spesifik, kata Robby, kegelisahan itu timbul di karyawan Angkasa Pura II terkait kesejahteraan.

"Isu-isu yang beredar itu sudah cukup meresahkan karyawan. Kita kaji kalau itu menguntungkan dan peluang bagi AP II berarti kan karyawannya kesejahteraannya meningkat," terang Robby di Gedung 600 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (9/4/2019).

Bahkan, Sekarpura II mempertanyakan maksud dan tujuan holding company kepada Kementerian BUMN.

Robby mempertanyakan seberapa penting rencana penggabungan Angkasa Pura II dengan Angkasa Pura I dan Garuda Indonesia.

"PT AP II dan PT AP I selaku perusahaan BUMN yang bisnisnya sedang berkembang dengan baik, kami mempertanyakan kenapa akan dilakukan holding dengan perusahaan yang kurang baik secara finansial," tanya Robby.

Sedangkan, rencananya PT. Survai Udara Penas akan menaungi PT. Angkasa Pura II, PT. Angkasa Pura I dan Garuda Indonesia.

Saat ditanya apakah Garuda Indonesia adalah perusahaan dengan keadaan finansial yang kurang baik, Robby pun tidak menjawab pertanyaan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved