Kasus Adi Saputra, Pria yang Unboxing Motor Masuk Tahap Dua Bakal Dijerat Pasal Penadahan

Adi Saputra (20), yang viral karena video unboxing sepeda motor karena kesal ditilang di BSD Serpong sudah ditangani Kejaksaan Negeri Tangsel.

Kasus Adi Saputra, Pria yang Unboxing Motor Masuk Tahap Dua Bakal Dijerat Pasal Penadahan
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kasie Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan, Sobrani Binzar, di kantornya, Pondok Aren, Tangsel, Rabu (10/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, PONDOK AREN - Adi Saputra (20), yang viral karena video unboxing sepeda motor karena kesal ditilang di BSD Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) beberapa waktu lalu kini sudah ditangani Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Adi Saputra disangkakan beberapa pasal, karena pihak penyidik mendapati motor yang dirusak saat ditilang itu bukanlah miliknya.

"Tahanan atas nama Adi Saputra, beralih menjadi tahanan kepolisian menjadi tahanan kejaksaan. Karena sudah naik ke tahap dua, dia sudah masuk ke tahap penuntutan," ujar Kasie Pidana Umum Kejari Tangsel, Sobrani Binzar, di kantornya, Pondok Aren, Rabu (10/4/2019).

Bani, panggilan karibnya mengatakan, barang bukti dan tahanan sudah dilimpahkan ke Kejari dari Polres Tangsel.

Adi Saputra di Mapolres Tangsel, Jumat (8/2/2019).
Adi Saputra di Mapolres Tangsel, Jumat (8/2/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Adi Saputra direncanakan bakal dijerat tiga pasal terkait aksinya yang viral itu.

"Terhadap terdakwa rencananya, akan didakwakan secara alternatif, terhadap pasal 480 KUHP, atau 406 KUHP atau pasal 216 ayat 1 KUHP," ujarnya.

Bani mengatakan, motor yang dihancurkan Adi patut diduga berasal dari kejahatan maka dijerat pasal 480 tentang penadahan.

Psikologi Adi Saputra, Pria yang Unboxing Motor karena Ditilang Dinyatakan Normal

Viral Tidak Pakai Helm Disamakan dengan Adi Saputra, Wali Kota Airin Minta Maaf

Dibandingkan dua pasal lain, 480 yang hukumannya paling berat, yakni empat tahun penjara.

"480 penadahan. Motor tersebut patut diduga berasal dari kejahatan. Karena plat nomor diganti, dia mengaburkan identitasnya," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved