Imbas DDT, Keterlambatan Kereta di Stasiun Jatinegara Hingga Satu Jam

Yeni (30) penumpang Commuter Line dari Cikarang alami keterlambatan hingga dua jam

Imbas DDT, Keterlambatan Kereta di Stasiun Jatinegara Hingga Satu Jam
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Penumpang di Stasiun Jatinegara 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Imbas Double Double Track (DDT) lintas Jatinegara-Cakung, keterlambatan KRL capai satu jam

Hal ini diungkapkan oleh Aldi, salah satu announcer di Stasiun Jatinegara, Aldi.

"Hampir semua kereta alami keterlambatan. Keterlambatan bisa setengah jam sampai satu jam. Hingga sekira pukul 16.00 WIB ini saja masih alami keterlambatan," jelasnya, Jumat (12/4/2019).

Sebelumnya diberitakan, pada hari ini DDT lintas Jatinegara-Cakung mulai beroperasi. Hal tersebut berdampak pada keterlambatan perjalanan KRL lintas Jakarta Kota-Bekasi/Cikarang.

Selain itu, di Stasiun Jatinegara sebanyak 13 penumpang mengalami pingsan akibat sesak napas dan kekurangan oksigen di dalam gerbong.

Yeni (30) penumpang Commuter Line dari Cikarang alami keterlambatan hingga dua jam menuju Stasiun Jatinegara.

"Tadi pagi saya alami keterlambatan. Biasanya sejam sampai ini tuh dua jam baru sampai. Ini sekarang saya mau pulang juga sudah diinfokan ada keterlambatan lagi. Jadi saya masih menunggu kereta saja," jelasnya di Stasiun Jatinegara.

Tyas, penumpang lainnya mengungkapkan hal senada.

Dirinya mengalami keterlambatan hingga sejam.

"Tadi pagi kereta saya tertahan di Manggarai lama. Sejam itu. Di dalam gerbong sudah sesak rasanya. Turun di Jatinegara sekitar pukul 08.00 WIB. Ini mau pulang juga begini lagi, saya cuma bisa pasrah. Karena aksesnya memang biasa naik kereta," ucapnya.

Yanti, penumpang Kereta Api dari Yogyakarta menuju Stasiun Jatinegara pun merasakan hal serupa.

Menurutnya, ketika ingin memasuki Stasiun Jatinegara keretanya lebih banyak tertahan. Sehingga perjalanannya alami keterlambatan setengah jam.

"Kalau saya terlambat setengah jam. Pas mau masuk Stasiun Jatinegara baru terasa tertahan terus. Saya juga dikasih tau anak saya kalau ada DDT," tutupnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved