Musim Kampanye Akbar, Massa Pendukung yang Naik KRL Tak Boleh Bawa Atribut Selain Kaus

Bila ingin menuju GBK jika melalui Stasiun Cakung, para penumpang akan naik kereta tujuan Jakarta Kota. Kemudian transit di Manggarai.

Musim Kampanye Akbar, Massa Pendukung yang Naik KRL Tak Boleh Bawa Atribut Selain Kaus
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Alpedo, Kepala Stasiun Cakung 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Kepala Stasiun Cakung, Alpendo ungkap tidak ada simpatisan pendukung Capres Cawapres Nomor Urut 01 yang naik KRL dari Stasiun Cakung.

Hari ini, Sabtu (13/4/2019) Kampanye Akbar Jokowi-Ma'ruf Amin digelar di GBK (Gelora Bung Karno).

Namun, tak tampak simpatisan yang menuju ke GBK melalui Stasiun Cakung.

"Terpantau dari pagi sampai siang ini (pukul 12.10 WIB) belum ada penumpang dari simpatisan yang naik dari Stasiun Cakung. Karena kalau simpatisan biasanya dari sini juga sudah terlihat dari kaus yang dikenakan," katanya, Sabtu (13/4/2019).

Bila ingin menuju GBK jika melalui Stasiun Cakung, para penumpang akan naik kereta tujuan Jakarta Kota. Kemudian transit di Manggarai.

Selanjutnya naik jurusan Tanah Abang dan berpindah ke kereta tujuan Serpong. Lalu turun di Palmerah.

Penumpang juga bisa turun di Sudirman kemudian melanjutkan perjalanan ke GBK menggunakan transportasi lain.

Penumpang KRL Harap Dampak Ujicoba DDT Lekas Berakhir

Menurut Alpendo, bagi penumpang KRL dilarang untuk memakai atribut partai kecuali kaus, karena akan mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

"Kalau untuk kaus, sama petugasnya masih diperbolehkan. Tapi kalau sudah bawa bendera, bambu dan sebagainya pasti dilarang. Karena memang nantinya mengganggu yang lainnya saat di dalam gerbong. Tapi kalau mereka cuma pakai kausnya saja pihak kami juga tidak bisa melarang," tuturnya.

Dalam hari kerja (Senin-Jumat) sekitar 20 ribu orang naik dan turun di Stasiun Cakung.

Dan di akhir pekan (Sabtu-Minggu) hanya mencapai 10 ribu orang.

"Untuk hari kerja itu 20 ribu orang keluar masuk di Stasiun Cakung. Tapi kalau hari biasa berkurang 50 persennya," tutupnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved