Tokoh Perempuan dan Maritim, Ratu Kalinyamat Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dikatakannya, Ratu Kalinyamat yang hidup di Abad ke-16 merupakan tokoh maritim yang cukup disegani di eranya.

Tokoh Perempuan dan Maritim, Ratu Kalinyamat Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
FGD untuk mengusulkan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional di Hotel Santika Premiere, Jakarta Barat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Ratu Kalinyamat asal Jepara, Jawa Tengah kembali diusulkan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional.

Ratu Kalinyamat adalah pemimpin yang membuat kerajaan kecil di Mantingan. Ratu Jepara ini memerintah selama tiga puluh tahun, pada 1549-1579. 

Peneliti dari Yayasan Dharma Bakti Lestari, Ratno Lukito mengatakan ada beberapa alasan yang membuat Ratu Kalinyamat layak mendapat gelar pahlawan nasional.

Dikatakannya, Ratu Kalinyamat yang hidup di Abad ke-16 merupakan tokoh maritim yang cukup disegani di eranya.

Jepara di masa itu, ujar Ratno,  mampu menjadi pusat perdagangan maritim yang besar. 

"Ratu Kalinyamat kala itu memiliki armada laut yang kuat. Dan Ia memiliki ratusan kapal dan puluhan ribu prajurit," kata Ratno dalam diskusi di kawasan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (15/4/2019).

Sedangkan faktor kedua, Ratu Kalinyamat menunjukan peran besar perempuan di eranya kala itu.

Disebutnya, Ratu Kalinyamat adalah satu dari tiga perempuan hebat dari Jepara selain Ratu Shima di era Kerajaan Kalingga dan Raden Ajeng Kartini.

"Beliau adalah tokoh perempuan maritim yang sedang kita usulkan. Jadi keberadaan bangsa kita yang maritim itu bukan suatu yang datang dengan tiba-tiba tapi sudah dibangun sejak abad ke 16," kata Ratno.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved