Garuda Indonesia Menyambut Baik Wacana Holding Company

Nantinya Kementerian BUMN akan menggabungkan PT. Angkasa Pura II, PT. Angkasa Pura I, Garuda Indonesia dan AirNav.

Garuda Indonesia Menyambut Baik Wacana Holding Company
Dok Garuda Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menyambut baik dan setuju perihal isu holding company alias penyatuan beberapa perusahaan menjadi satu.

Sebab, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan melakukan penggabungan beberapa perusahaan BUMN yang bergerak di bidang penerbangan.

Nantinya Kementerian BUMN akan menggabungkan PT Angkasa Pura II, PT Angkasa Pura I, Garuda Indonesia dan AirNav.

PT Survai Udara Penas diwacanakan akan membawahi beberapa BUMN yang bergerak dibidang transportasi udara.

PT Survai Udara Penas adalah sebuah maskapai penerbangan tidak berjadwal yang berpusat di Indonesia yang termasuk BUMN milik Departemen Pertahanan dan Keamanan.

Menanggapi hal tersebut, jajaran direksi maskapai berpelat merah tersebut menyatakan setuju dan menyambut baik rencana kementerian BUMN.

"Prosesnya sampai saat ini masih koordinasi kajian-kajian dengan konsultan. Kita sudah meeting dengan Kementerian BUMN dan Kemenhub, memang prosesnya masih berjalan. kalau dari sisi Garuda Indonesia, kita dari manajemen mendukung, dan tidak ada keberatan," ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Garuda Indonesia, Fuad Rizal di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (24/4/2019).

Bahkan, menurutnya, penggabungan beberapa intansi milik negara yang bergerak dibidang penerbangan tersebut dinilai dapat menguntungkan semua pihak.

Tanpa ada salah satu pihak yang dirugikan karena holding company.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved