Perampingan Direksi Garuda Indonesia, Direktur Utama Dapat Penghargaan

Jajaran APG dan Sekarga memberikan penghargaan kepada Dirut Garuda Indonesia, Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.

Perampingan Direksi Garuda Indonesia, Direktur Utama Dapat Penghargaan
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Direktur Utama Garuda Indonesia, Gusti Ngurah Askhara Danadiputra saat menerima penghargaan dari Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) di Garuda City Center (GCC) Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (24/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Jajaran Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) memberikan penghargaan kepada Dirut Garuda Indonesia, Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.

Penghargaan yang dilakukan di Garuda City Center (GCC) Bandara Soekarno-Hatta tersebut berdasarkan prestasi manajemen yang berhasil membawa keuangan Garuda lebih baik dan perampingan jajaran direksi.

Berdasarkan data yang dihimpun, pada kuarta pertama 2019, maskapai pelat merah tersebut berhasil meraup untung sekira 20 juta USD dan On Time Performance (OTP) mencapai 86 persen.

Di mana, biasaya pada kuartal pertama Garuda Indonesia pasti mengalami kerugian.

Ketua Umum Sekarga, Ahmad Irfan mengatakan, penghargaan tersebut sebagai wujud koordinasi yang baik dalam meningkatkan keuangan dari maskapai BUMN tersebut.

"Dengan perhargaan ini, kita juga ingin menunjukkan kondisi Garuda Indonesia baik. Sekaligus, kami ingin mengklarifikasi informasi negatif yang beredar soal kondisi Garuda Indonesia," ujar Irfan di GCC Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (24/4/2019).

Selain penghargaan tersebut, dalam menjaga kondisi perusahaan sebagai bentuk efesiensi keuangan, pihak Garuda Indonesia juga melakukan perampingan direksi.

Hal itu dijelaskan, Direktur Niaga, Pikri Ilham usai mendampingi Direktur Utama dalam penerimaan pin penghargaan.

"Perampingan ini agar lebih efesien dan efektik karena terkait dari layanan dan teknik itu sama. Intinya garuda lebih slim agar lebih efesien gak mau boros juga. Bahkan, sejak September kami karyawan Garuda sudah tidak gunakan kendaraan dinas," jelas Pikri.

Berikut data perampingan direksi pada Garuda Indonesia;

Garuda Indonesia Belum Tentukan Jumlah Penerbangan Tambahan dan Harga Tiket Lebaran

Nasib Kerja Sama Boeing dengan Garuda Indonesia Masih Dipertanyakan

Sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) I Wayan Susena sebagai Direktur Teknik dan Nicomedus Panarung Lampe sebagai Direktur Layanan diberhentikan secara terhormat dan bertugas mendampingi Direktur Utama.

Dimana, dua divisi tersebut dilebur menjadi satu yakni Divisi Teknik dan Layanan yang dijabat oleh Iwam Joeniarto.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved