Tak Kalah Canggih, Angkot di Bekasi Mulai Merambah Sistem Online

"Kalau kita bisa lihat ada penumpang nih misalnya di depan itu kita tinggal maju ambil penumpang," jelas dia

Tak Kalah Canggih, Angkot di Bekasi Mulai Merambah Sistem Online
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Angkot online K11A di Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, RAWALUMBU - Transportasi dengan memanfaatkan teknologi online kini telah merambah angkutan kota atau angkot online.

Di Kota Bekasi, transportasi ini telah beroperasi dan mulai uji coba sejak 10 April 2019 lalu. 

Salah satunya K11A, angkot yang melayani trayek Terminal Induk Bekasi - Perumahan Rawalumbu dan sebaliknya ini merupakan pionir penggunaan layanan aplikasi angkot online di Kota Bekasi yang diberinama TRON. 

TRON merupakan aplikasi milik PT Teknologi Rancang Olah Nusantara (TRON), dengan aplikasi itu, pengemudi angkot dapat dengan mudah melihat keberadaan penumpang begitu juga penumpang, dapat dengan mudah melihat keberadaan angkot terdekat dari tempat dia berada. 

Irwansyah (51), pengemudi angkot K11A saat dijumpai di Jalan Cut Meutia, Terminal Induk Bekasi menuturkan, baru terdapat dua taryek angkot yang bergabung dengan layanan TRON yakni, K11A dan K12. 

"Baru dua aja K11A sama K12 jurusan Terminal Bekasi kampung Cerewed," kata Irwansyah. 

Cara menggunakan aplikasi angkot online ini kata Irwansyah seprti halnya angkutan online yang sudah ada. Bedanya, penumpang dapat dengan mudah mengetahui keberadaan angkot yang dekat dengan lokasinya. 

"Kalau kita bisa lihat ada penumpang nih misalnya di depan itu kita tinggal maju ambil penumpang," jelas dia. 

Selama kurang lebih satu minggu menggunakan sistem online, Irwansyah dan teman-temannya belum merasakan perbedaan yang signifikan. Pasalnya, masih belum banyak penumpang yang mengetahui aplikasi layanan angkot online tersebut. 

"Sampai sekarang si masih sama aja, belum terlalu keliatan, cuma kita mau coba aja, mudah-mudah kedepan ada perubahan," jelas dia.

Intip Video Klip Terbaru Taylor Swift feat. Brendon Urie Panic! At The Disco Berujudul ME

250 Rumah Terendam Banjir Setinggi 2 Meter di Tangsel Akibat Luapan Sungai Cisadane

Sejak keberadaan transportasi online seperti Go-Jek dan Grab, eksistensi angkot kian hari kian tergerus lantaran belum dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman. 

K11A misalnya, sebelum adanya transportasi online, jumlah angkot jurusan Terminal Bekasi - Perumahan Rawalumbu ini sekitar 80 unit. Saat ini jumlahnya menyusut hanya tersisa sekitar 40 unit. 

"Angkot udah menurun pendapatan juga (menurun), karena penumpang juga banyak yang pidah pakai online," jelas dia. 

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved