Masa Pengenalan Usai, MRT Jakarta Berlakukan Tarif Penuh Satu Pekan Lagi

Hal tersebut dikarenakan waktu pengenalan kereta cepat Moda Raya Terpadu (MRT) kepada masyarakat Ibu Kota telah usai.

Masa Pengenalan Usai, MRT Jakarta Berlakukan Tarif Penuh Satu Pekan Lagi
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Kereta MRT saat mengikuti kegiatan uji coba kereta MRT fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta, Selasa (12/3/2019). Uji coba publik kereta MRT fase 1 dilakukan mulai 12-23 Maret 2019. Hingga 11 Maret, tercatat 184.738 orang yang mendaftar untuk mengikuti rangkaian uji coba tersebut. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pada tanggal 13 Mei 2019 mendatang, PT MRT Jakarta akan menerapkan tarif penuh terhadap kereta cepat Moda Raya Terpadu (MRT).

Hal tersebut dikarenakan waktu pengenalan kereta cepat Moda Raya Terpadu (MRT) kepada masyarakat Ibu Kota telah usai.

Kabar tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar.

Tidak hanya usainya waktu sosialisasi sejak dibuka secara komersial sejak tanggal 1 April 2019 lalu, penerapan tarif penuh dijelaskannya merujuk pada kesiapan armada MRT yang telah lolos uji dan sertifikasi.

Sehingga, MRT yang katanya semula memberikan tarif promo yakni setengah harga lantaran mengoperasikan sebanyak delapan rangkaian Ratangga, kini akan memberlakukan tarif penuh.

Besaran tarif tersebut meliputi jarak terdekat yaitu Stasiun MRT Lebak Bulus-Stasiun MRT Fatmawati sebesar Rp 3.000 per orang atau jarak terjauh, yakni Stasiun MRT Lebak Bulus-Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI) sebesar Rp 14.000 per orang.

"Mulai tanggal 13 Mei nanti tarif akan diberlakukan secara penuh dan kita akan sosialisasikan pada penumpang," ungkapnya kepada wartawan di Stasiun Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (2/5/2019).

Terkait pemberlakuan tarif tersebut, dirinya mengaku besaran tarif tidak mempengaruhi minta masyarakat untuk memilih MRT.

Anies Resmikan Kawasan Terintegrasi di Stasiun MRT Dukuh Atas

Dirinya pun optimis tren peningkatan jumlah penumpang MRT akan terus bertambah, mengingat target jumlah penumpang MRT yang sebelumnya ditetapkan sebanyak 65.000 orang per hari kini berhasil terlampaui, yaitu sebesar 82.000 per hari.

"Target penumpang kita dapatkan dari delapan rangkaian kereta, setelah diberlakukan tarif full kita akan mengoperasikan 16 rangkaian kereta, dua kali lipat, jadi saya jelas optimis," ungkap, William.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved