Ivan Kolev Jelaskan Peran Penting Marko Simic di Lini Depan Persija

Pelatih kepala Persija Jakarta, Ivan Kolev mengakui timnya sangat kehilangan sosok penyerang asing Marko Simic.

Ivan Kolev Jelaskan Peran Penting Marko Simic di Lini Depan Persija
Media Persija
Penyerang asing Persija Jakarta, Marko Simic mengikuti latihan perdana pasca menjalani liburan di negara asalnya, Kroasia 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, SENAYAN - Pelatih kepala Persija Jakarta, Ivan Kolev mengakui timnya sangat kehilangan sosok penyerang asing Marko Simic.

Marko Simic sebelumnya harus absen dalam waktu lama memperkuat Persija Jakarta lantaran terlibat permasalahan pribadi pelecehan seksual kepada seorang wanita di dalam pesawat.

Akibatnya, pemain berpaspor Kroasia itu dilarang meninggalkan Sydney, Australia, dalam waktu tiga bulan terakhir.

Ivan Kolev mengakui kehilangan bomber andalannya tersebut membuat lini depan Persija kesulitan menjebol jala gawang lawan.

Marko Simic Tak Bisa Diturunkan Saat Persija Hadapi Shan United di PIala AFC

Balik ke Persija, Marko Simic Butuh Waktu untuk Adaptasi

Marko Simic Seperti Terlahir Kembali setelah Jalani Latihan Lagi di Persija

Terlebih, di skuat Macan Kemayoran tidak ada pemain yang memiliki kualitas setara dengan pemain berusia 31 tahun tersebut.

"Tahun kemarin kita tahu Marko Simic pemain paling penting di Persija. Karena semua tau seperti apa yang terjadi dengan Ronaldo saat keluar dari Madrid. Semua tidak ingin terjadi kepada Simic dan Persija, tidak ada striker yang kualitasnya dekat dengan Simic," ujar Ivan Kolev saat jumpa pers, Selasa (14/5/2019).

Lebih lanjut, Kolev menyadari timnya akan bisa berbicara banyak saat diperkuat Marko Simic di Piala AFC 2019.

"Pasti kalau ada simic saya pikir hasilnya lain," terang pelatih berusia 61 tahun tersebut.

Manajemen Persija sempat bereaksi dengan merekrut pemain asing posisi depan baru yakni Silvio Escobar.

Namun, gaya permainan penyerang berusia 32 tahun itu tidak sejalan dengan apa yang diterapkan skuat Ibu Kota di lapangan.

"Manajemen kita bereaksi, tapi disayangkan pemain pengganti Escobar tidak cocok karena gaya permainan dia beda dari permainan tim kita. Itu memengaruhi dan posisinya sangat penting di finishing," terang Ivan Kolev.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved