Banyak Armada Bus yang Tidak Lolos Ramp Check di Terminal Pulogebang

menjelang mudik Lebaran pihak Terminal lebih giat melakukan sosialisasi pada pada pengurus PO untuk memperbaiki armada yang tidak lolos ramp check

Banyak Armada Bus yang Tidak Lolos Ramp Check di Terminal Pulogebang
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Ramp Check pada armada bus di Terminal Bus Terpadu Sentra Timur Pulogebang 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Terminal Bus Terpadu Sentra Timur Pulogebang rutin lakukan ramp check kendaraan.

Terminal Bus Terpadu Sentra Timur Pulogebang atau biasa dikenal Terminal Pulogebang ini diresmikan pada 28 Desember 2016.

Terminal ini juga menjadi terminal terbesar se-Asia Tenggara.

Kepala Terminal Bus Terpadu Sentra Timur Pulogebang, Ismanto menjelaskan jika di tempat ini setiap harinya selalu rutin diadakan ramp check untuk tiap kendaraan yang ada.

"Di sini tidak ada istilah pra Ramp Check. Kita di sini tiap hari lakukan Ramp Check ke armada yang ada. Kita pantau terus apa yang bermasalah dari tiap armada itu. Kemudian kita beritahu pada Perusahaan Otobus (PO) terkait," jelasnya Kamis (16/5/2019).

Namun, menjelang mudik Lebaran pihak Terminal lebih giat melakukan sosialisasi pada pada pengurus PO untuk memperbaiki armada yang tidak lolos ramp check.

Sistem Satu Arah Diberlakukan Saat Arus Mudik dan Balik, Ini Rutenya

VIDEO Kesan Imigran Afghanistan Selama Menjalani Kehidupan di Indonesia

VIDEO Pengungkapan Narkoba Jenis Baru yang Disebut Yaba

Menurutnya, dari sekitar 60 bus yang di ramp check banyak faktor penunjang yang membuat 60% kendaraan tidak lolos.

"Tujuan tiap hari kita lakukan ramp check supaya para PO ini memperhatikan armada yang ada. Rata-rata armada itu tidak lolos di faktor penunjang seperti alat pemecah kaca maupun APAR yang tidak ada. Tiap hari di cek, ditanyakan alasannya kenapa belum ada juga alat-alat tersebut. Kemudian kita imbau sebelum arus mudik Lebaran alat-alat tersebut harus sudah ada," tutupnya.

Saat ini, ramp check masih terus dilakukan dan melibatkan 6 petugas dari unit Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) dari Jakarta Selatan.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved