Ganggu Pejalan Kaki, Mobil Camry Hitam Ini Diderek Petugas Dishub di Jalan Panglima Polim

Petugas Satuan Pelaksana Perhubungan Kebayoran Baru menderek mobil Camry hitam yang parkir di atas Trotoar Jalan Panglima Polim Raya.

Ganggu Pejalan Kaki, Mobil Camry Hitam Ini Diderek Petugas Dishub di Jalan Panglima Polim
Istimewa
Petugas Dishub Kebayoran Baru menderek kendaraan Camry Hitam di Jalan Panglima Polim pada Kamis (16/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Petugas Satuan Pelaksana Perhubungan Kebayoran Baru menderek mobil Camry hitam yang parkir di atas Trotoar Jalan Panglima Polim Raya.

Mobil Camry itu menghalangi jalan yang diperuntukkan untuk pengguna jalan umum maupun penyandang disabilitas.

Akan tetapi ketika hendak ditertibkan, pemilik dari mobil itu memberikan perlawanan terhadap petugas.

"Saat mau ditertibkan, pengendara mobil Camry itu enggak terima dan marah-marah agar jangan diderek. Bahkan ketika didekati, orang itu sampai mendorong saya. Diderek karena mengganggu pengguna trotoar," ungkap Komandan Regu Satpel Perhubungan Kebayoran Baru, Dodo Nopriandi kepada TribunJakarta.com pada Kamis (16/5/2019).

Tak peduli dengan perlakuan pengemudi, petugas tetap menderek mobil tersebut lalu membawanya ke Sudin Perhubungan Jakarta Selatan.

12 Petugas Dishub Disiagakan di Penutupan Perlintasan Kereta Pisangan Lama dan 66 Cakung

Kabel Listrik di Kawasan Panglima Polim Terbakar Hingga Timbulkan Ledakan

2 Tiang Listrik Meledak di Jalan Panglima Polim, Kerugian Mencapai Rp 50 Juta

Pengemudi itu dikenakan Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.

"Kita derek dan pengemudi harus membayarkan denda sebesar Rp 500 ribu ditransfer melalui Bank DKI," lanjutnya.

Dodo mengatakan berbeda dengan wilayah Kecamatan Cilandak, banyaknya parkir liar di atas trotoar terjadi bukan di area sekitaran Stasiun MRT.

Namun, sejumlah mobil maupun motor marak merajai trotoar sepanjang Jalan Raya Panglima Polim sehingga membuat ruang bagi pejalan kaki terjajah.

"Di wilayah Kebayoran Baru memang dilintasi oleh tiga stasiun MRT namun itu pantauan kami di lapangan tidak banyak yang parkir liar. Kalau di area Panglima Polim marak parkir liar bahkan di atas trotoar karena banyak tempat usaha tapi lahannya sempit," jelasnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved