Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Tabrakan Kereta di Tangerang Bertambah

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, memberikan informasi terbaru, bahwa Maryana, istri Amsar, meninggal dunia

Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Tabrakan Kereta di Tangerang Bertambah
Istimewa/dokumentasi Polres Tangerang Selatan
Mobil kia Picanto yang menabrak Kereta api di kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang sekira pukul 13.00 WIB pada Sabtu (11/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, PAGEDANGAN - Korban meninggal dunia kecelakaan antara kereta yang menabrak mobil taksi online berisi delapan orang di Kampung Kandang, Jatake, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/5/2019), bertambah.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban dari kecelakaan itu adalah satu keluarga dengan kepala keluarga bernama Amsar (76).

Satu keluarga korban kecelakaan itu adalah, Maryanah (49), istri Amsar, tiga anaknya, Anis Amalia (25), Nadia (7), Veni (13) dan cucu, Adinda (4), Patia (5 bulan) serta satu orang keponakan, Maya (17).

Dari delapan orang itu, Anis, Adinda dan Nadia meninggal dunia di tempat. Sedangkan Patia sempat dibawa ambulans namun nyawa bayi itu tak tertolong.

Sebelumnya, Maryanah dan Veni dirawat di Rumah Sakit Hermina Serpong, sedangkan Maya dirawat di sebuah rumah sakit di Cawang, Jakarta Timur.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, memberikan informasi terbaru, bahwa Maryana, istri Amsar, meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara.

"Benar, korban jiwa bertambah," jelas Yurikho melalui aplikasi pesan singkat, Rabu (15/5/2019).

Rekap Suara Kota Jakarta Timur Menyisakan Satu Kecamatan, Rapat Pleno Terbuka Terpaksa Diundur

Terduga Perekam Video Penggal Jokowi Rupanya Sudah Siap Dijemput Polisi

Wakil Wali Kota Jakarta Barat: Pemantauan Keamanan Pangan Tidak Hanya saat Ramadan Saja

Sementara, Maya, masih harus dirawat di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, karena ada luka berat di bagian kepala.

"Veni sudah diperbolehkan pulang dan Darmawan Susanto si sopir Grab juga sudah diperbolehkan pulang," paparnya.

Sebelumnya, Amsar sempat menjelaskan kepada TribunJakarta.com, istrinya memang mengalami gegar otak. Benturan keras dari kereta membuat Maryana juga terbentur di bagian kepala.

"Katanya gegar otak," ujar Amsar singkat.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved