Sugeng Memutilasi karena Amanat Perempuan Kenalannya, Dipotong Setelah Korban Tiga Hari Meninggal

Ada tato bertuliskan Sugeng di kaki perempuan korban mutilasi di lantai dua Pasar Besar eks Departemen Matahari Sore di Kota Malang. Siapa Sugeng?

Sugeng Memutilasi karena Amanat Perempuan Kenalannya, Dipotong Setelah Korban Tiga Hari Meninggal
Kolase Surya Malang/Polres Malang Kota
MUTILASI - Petugas membawa potongan tubuh korban mutilasi di Lantai 2 Pasar Besar, Kota Malang, Selasa (14/5/2019). Pada lokasi penemuan bagian tubuh korban mutilasi yang berjenis kelamin perempuan itu ditemukan sejumlah tulisan. Sugeng (kanan). 

TRIBUNJAKARTA.COM, MALANG - Sehari setelah jasad mayat perempuan dimutilasi ditemukan, pelaku tertangkap di Jalan RE Martadinata, Kota Malang, Jawa Timur.

Anggota Polres Malang Kota menangkap Sugeng, pelaku yang memutilasi korban dan enam bagian yang tubuhnya ditemukan terpisah di eks gedung Matahari Departmen Store Pasar Besar.

Sebelum menangkap Sugeng, Tim K-9 menyisir lokasi menggunakan anjing pelacak, Rabu (15/5/2019).

Petugas K-9 Polres Malang Kota, Aiptu Imam, mengatakan terduga pelaku itu ditangkap tidak jauh dari lokasi penyisiran anjing pelacak.

“Tadi petugas juga mengunjungi rumah dia. Kata petugas di lokasi, di rumah terduga pelaku ada tulisan yang hampir sama dengan tulisan di lokasi penemuan mayat,” terang dia.

Tiga hari bau busuk tercium

Selama tiga hari pedagang Pasar Besar merasa pusing, terganggu bau busuk di lantai dua eks Matahari Department Store di Pasar.

Lokasi tersebut telah lama tidak dipakai sejak Pasar Besar terbakar pada 2017 lalu.

Adalah Samsul Arifin yang penasaran karena setelah tiga hari bau busuk semakin menjadi ketika ia membuka kios, Selasa (14/5/2019) pagi.

"Baunya bikin pusing, hingga akhirnya kakak saya Abdul Adhim bersama Hilman memutuskan untuk naik," cerita Arifin kepada Surya Malang.

Halaman
1234
Editor: Y Gustaman
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved