Ramadan 2019

Tak Seperti Tahun Lalu, Pedagang Toples Kue di Pasar Koja Baru Mengaku Sepi Pembeli 

Dalam kesempatan ini, pedagang peralatan rumah tangga yang juga berdagang berbagai jenis toples dan wadah kue akan ramai disambangi pembeli.

Tak Seperti Tahun Lalu, Pedagang Toples Kue di Pasar Koja Baru Mengaku Sepi Pembeli 
TRIBUNJAKARTA.COM/AFRIYANI GANIS
Toples wadah kue yang dijual di Kios Milik Lina (50) satu diantara pedagang di Pasa Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, Kamis (16/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Jelang Lebaran biasanya akan banyak dimanfaatkan untuk membeli berbagai jenis kue dan camilan yang bisa dinikmati saat hari raya tiba.

Kue tersebut pada umumnya akan dikemas didalam toples kaca atau plastik.

Dalam kesempatan ini, pedagang peralatan rumah tangga yang juga berdagang berbagai jenis toples dan wadah kue akan ramai disambangi pembeli.

Baik penjual kue kering atau mereka yang menggunakannya secara pribadi.

Namun, di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara pedagang belum merasakan antusiasnya hingga hari ke sebelas ramadan ini.

Cara Agar Kue Lidah Kucing Melebar, Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini

Padahal, di tahun-tahun sebelumnya sejak awal ramadan pedagang sudah merasakan ramainya pembeli toples yang mereka sengaja jual.

"Enggak tahun ini, sepi sekali, padahal tahun kemarin ramai dari awal puasa juga, ini yang beli paling satu atau dia orang," ujar Lina (50) satu diantara pedagang saat ditemui, Kamis (16/5/2019).

Lina menyebutkan, untuk toples yang digunakan produsen kue biasanya sudah laku.

"Yang buat dijual lagi sih biasanya sudah ramai, tapi ini belum, kalau yang untuk pribadi biasanya 10 hari jelang lebaran baru ramai. Tali enggak tahu juga ini, soalnya sepi," ucapnya.

Wanita 50 tahun itu, menjual toples untuk kue kering Rp 35 ribu per lusinnya.

"Padahal ini harganya murah kok, Rp 35 ribu per lusin, hitungan tiga ribu satuannya," kata dia.

Cara Membuat Nastar Agar Tidak Gagal, Ketahui Penyebab Kue Melebar

Menurut Lina, banyak orang yang sekarang beralih ke pemesanan barang online dibanding berbelanja langsung ke pasar.

"Sekarang sepertinya lebih banyak yang beli online, jarang yang ke pasar makanya sepi, banyak juga yang ngeluh sepi," tutupnya.

Lina pun tampak sudah memajang berbagai jenis toples dan wadah kue yang dijualnya di bagian depan kios miliknya. Toples-toples tersebut sudah ditumpuk dan dsusun  sesuai jenis dan ukurannya. 

Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved