VIDEO Melihat Para Imigran Afghanistan Berbuka Puasa di Emperan Jalan Kalideres

Mendekati adzan Magrib, para imigran Afghanistan yang membangun tenda-tenda semi permanen di pedesterian sekitar Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim)

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

 TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Mendekati adzan Magrib, para imigran Afghanistan yang membangun tenda-tenda semi permanen di pedesterian sekitar Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta di Kalideres, Jakarta Barat memilih duduk beralaskan terpal di trotoar jalan.

 Mereka terlihat memenuhi trotoar di depan kantor Rudenim Jakarta dengan radius sepanjang sekitar 100 meter.

 Sambil menyiapkan makanan berbuka puasa yang sangat sederhana seperti air mineral, susu kotak dan roti mereka menunggu berkumandangnya adzan Magrib.

 Ali Reza (31) seorang imigran asal Afghanistan yang sudah fasih berbahasa Indonesia menceritakan bahwa  menjalani puasa di Indonesia jauh lebih nyaman ketimbang di negara asalnya.

Cerita Para Imigran Afghanistan Jalani Puasa Ditengah Ketidakpastian Hidup di Kalideres

Geram dengan Perlakuan Petugas Bandara Singapura, Annisa Pohan: Kayak Saya Bakal Jadi Imigran Gelap

Curiga dengan Aktivitas di Toko, Warga Dobrak Pintu dan Dapati Ratusan Imigran Bangladesh Kelaparan

 "Suasananya lebih gampang disini cuacanya bagus. Kalau disana panas dan 16 jam disini cuma 13 jam," kata Ali, Kamis (16/5/2019).

 Namun dibalik alasan tadi, faktor keamanan lah yang sejatinya membuat mereka lebih memilih berada di Indonesia meski harus dengan keterbatasan daripada pulang ke negaranya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved