Hasil Rekonstruksi Pembunuhan Wanita Penghibur di Tangerang, Pelaku Sejak Awal Niat Mencuri

Agus sudah tergoda untuk mencuri barang berharga S saat melihat perhiasan yang melekat di badan S pada foto saat chat.

Hasil Rekonstruksi Pembunuhan Wanita Penghibur di Tangerang, Pelaku Sejak Awal Niat Mencuri
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Rekonstruksi pembunuhan seorang wanita penghibur yang disertai pencurian di apartemen The Habitat, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, KELAPA DUA - Rekonstruksi pembunuhan seorang wanita penghibur yang disertai pencurian di apartemen The Habitat, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, berhasil menguak fakta baru.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, pada Sabtu (11/5/2019) penemuan jenazah S (21) di dalam apartemen sewaannya membuat geger warga setempat.

Setelah ditelusuri, S yang seorang wanita penghibur, dibunuh pelanggannya sendiri setelah sempat berkencan terlebih dahulu.

Selain dibunuh, barang berharga S berupa dua buah ponsel, uang Rp 5 juta dan perhiasan emas juga dicuri.

Pelaku kejahatan itu bernama Agus Susanto (37). Sebelumnya, Agus disebut tergoda mencuri karena saat kencan dengan S (21) ia melihat barang berharganya.

Namun, hasil rekonstruksi yang dilakukan pada Jumat (17/5/2019) di apartemen trmpat kejadian perkara, menunjukkan Agus sudah berniat berbuat jahat kepada korban sejak awal.

Hal itu terlihat dari chat Agus dan S saat janjian berkencan. Agus sudah tergoda untuk mencuri barang berharga S saat melihat perhiasan yang melekat di badan S pada foto saat chat.

"Sudah ada niat pelaku dari awal. Sudah sangat jelas terbaca. Di dalam chat itu dia melihat ada perhiasan korban," ujar Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Efendi, selepas memimpin rekonstruksi.

Tanggapan Wakil Wali Kota Tangerang Soal Perda Bantuan Kematian

Aliansi Pemuda Mahasiswa Anti Mafia Desak Menhub Budi Karya Turunkan Harga Tiket Pesawat

Prabowo-Sandi Ungguli Perolehan Suara Jokowi-Maruf di Jakarta Timur

Dugaan niat awal untuk mencuri dan membunuh korban juga terindikasi dari uang yang dibawa Agus saat bertemu S.

Agus hanya membawa uang sebesar Rp 50 ribu, padahal saat janjian, mereka sepakat Agus harus membayar Rp 400 ribu.

"Dan dia hanya membawa uang Rp 50 ribu," ujarnya.

Atas perbuatannya, Agus diganjar pasal 340 subsider 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia, dengan ancaman maksimal hukuman mati dan minimal 15 tahun penjara.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved