Hindari Razia Petugas, PSK Mangkal Gunakan Motor Patok Tarif Rp 200 Ribu

Selama Ramadan, kompleks Resosialisasi dan Rehabilitasi Argorejo atau dikenal lokalisasi Sunan Kuning di Semarang Barat ditutup.

Hindari Razia Petugas, PSK Mangkal Gunakan Motor Patok Tarif Rp 200 Ribu
Net
Ilustrasi PSK 

TRIBUNJAKARTA.COM, SEMARANG - Selama Ramadan, kompleks Resosialisasi dan Rehabilitasi Argorejo atau dikenal lokalisasi Sunan Kuning di Semarang Barat ditutup.

Tapi cukup mengejutkan, karena di antara mereka tetap menjajakan seks dengan modus menggunakan sepeda motor.

Mereka yang mangkal rata-rata menggunakan sepeda motor di sepanjang Jalan Imam Bonjol Semarang, Selasa (14/5/2019) malam. 

"Ngamar mas," celatuk satu di antara penjaja seks yang sedang mangkal.

PSK yang beroperasi mematok tarif sekali berkencan berkisar Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu.

Mereka terlihat santai.

Pantauan Tribun Jateng, dari pukul 21.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB tidak ada petugas Satpol PP yang merazia tempat tersebut.

"Aman tidak bakal ada razia," ucap seorang PSK saat ditanya soal razia.

Kokom, sebut saja begitu, mematok harga Rp 150 ribu sekali berkencan.

Harga tersebut belum termasuk kamar.

Halaman
1234
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved