Jambret Ponsel di Kramat Jati Benturkan Kepala Ibu Rumah Tangga ke Aspal

Perlawanan Neneng Irianti (34) terhadap Rasno (30),yang hendak merampas telepon seluler saat melintas di Jalan Dewi Sartika berbuah hasil.

Jambret Ponsel di Kramat Jati Benturkan Kepala Ibu Rumah Tangga ke Aspal
THINKSTOCKS/ADRIAN HILMAN
ilustrasi jambret 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Perlawanan Neneng Irianti (34) terhadap Rasno (30), pelaku pencurian disertai kekerasan (Curas) yang hendak merampas telepon seluler saat melintas di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Cawang dini hari tadi berbuah hasil.

Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati Iptu Heru Sugiarto mengatakan Rasno berhasil dibekuk personel Tim Rajawali yang sedang berpatroli dan warga usai ibu rumah tangga itu berteriak minta tolong.

"Pelaku mencoba merampas handphone dengan cara mendorong korban sampai jatuh lalu mengambil handphonenya. Tapi karena korban melawan dan meminta tolong pelaku berhasil diamankan," kata Heru di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/5/2019).

Meski berhasil menggagalkan aksi pelaku, korban terpaksa mengalami luka memar cukup parah di bagian dahi karena Rasno membenturkan kepala Neneng ke aspal hingga tiga kali.

Heru menuturkan Rasno membenturkan kepala korbannya karena setelah didorong hingga jatuh Neneng ogah merelakan telepon selulernya dan justru melawan.

"Pelaku mencoba merampas handphone korban, tapi korban melawan. Karena melawan pelaku membenturkan kepala korban ke aspal sampai tiga kali. Korban mengalami luka memar cukup parah di bagian dahi," ujarnya.

Dua Jambret Tertangkap di Tambora Gara-gara Motor Ditendang Korban

Diwarnai 3 Kali Tembakan Peringkatan, Polisi Ringkus Komplotan Jambret di Tanah Abang

Heru menyebut perempuan malang itu sudah membuat laporan resmi ke Mapolsek Kramat Jati dan mendapat penanganan medis.

Sementara Rasno yang merupakan pengangguran itu kini mendekam di sel Mapolsek Kramat Jati guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Pelaku dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan juncto 53 KUHP tentang Percobaan melakukan pidana. Sekarang masih pemeriksaan apa pelaku pernah melakukan tindak pidana lain," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved