Langganan Macet, Camat Kramat Jati Minta Jalan Raya Bogor Dilebarkan

Pengguna jalan yang melintasi Jalan Raya Bogor wilayah Kramat Jati dipastikan harus berhadapan dengan kemacetan parah yang setiap hari

Langganan Macet, Camat Kramat Jati Minta Jalan Raya Bogor Dilebarkan
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tumpukan karung tanah di Jalan Raya Bogor wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Pengguna jalan yang melintasi Jalan Raya Bogor wilayah Kramat Jati dipastikan harus berhadapan dengan kemacetan parah yang setiap hari terjadi dan dari tahun ke tahun kian memburuk.

Camat Kramat Jati Eka Darmawan tak menampik buruknya kemacetan, khususnya di sekitar wilayah pasar karena aktivitas perdagangan dan banyaknya kendaraan besar yang melintas.

"Memang selalu macet, tidak ada galian kabel seperti sekarang saja sudah macet. Walaupun setiap pagi dan sore kita jaga terpadu tetap saja macet," kata Eka di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (16/5/2019).

Selain aktivitas perdagangan di pasar, Eka menuturkan kemacetan merupakan dampak dari keberadaan perkantoran swasta, pemerintah, dan permukiman warga.

Dampaknya tak hanya memeras fisik pengendara hingga lelah dan pengeluaran membeli bahan bakar, tapi juga meningkatkan potensi kecelakaan karena pengendara kerap saling salip.

"Volume kendaraan, pasar, mall, perkantoran swasta dan pemerintah dan beberapa ruas jalan masuk ke kantor. Permasalahannya kompleks," ujarnya.

Guna menanggulangi kemacetan, Eka mengaku telah mengusulkan pelebaran sejumlah ruas Jalan Raya Bogor secara resmi lewat Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.

RPTRA Ini Jadi Tempat Langganan Nobar dan Bukber Para The Jakmania

Bank Mandiri Siapkan 77 Titik Lokasi Penukaran Uang Kecil Jelang Lebaran

Petugas Satpol PP Ciduk 4 Waria yang Mangkal di Apartemen Modernland Tangerang

Dia mengaku usul pelebaran jalan sudah diajukan sejak tahun 2016 sebelum volume kendaraan yang melintas tak sebanyak dan kemacetan tak separah sekarang.

"Pembebasan lahan untuk pelebaran Jalan Raya Bogor mulai dari lampu merah HEK sampai dekat lampu merah PGC. Sampai sekarang belum ada tanggapan dari Dinas SDA maupun Bina Marga DKI," tuturnya.

Sebagai informasi, kemacetan di Jalan Raya Bogor wilayah Kramat Jati kini memburuk karena adanya kegiatan galian kabel PT PLN yang entah berlangsung hingga kapan.

Guna mengurangi kemacetan dan menekan potensi kecelakaan Eka meminta PT PLN melakukan kegiatan galian kabel saat malam. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved